Connect with us

Awali Tahun 2023 PKK Sulsel dan Jabar Sharing Inovasi, Gubernur Andi Sudirman: Upaya Optimalisasi Peran

Published

on

Kitasulsel, Bandung – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina berada di Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja (kunker).

Ketua TP PKK Naoemi Octarina kunker sekaligus study banding ke Kota Bandung di Gedung Tim PKK Jawa Barat. Tujuannya, agar Sulsel dapat mengembangankan atau mengadopsi salah satu inovasi program-program yang ada di Jawa Barat yang dapat diselaraskan dengan Provinsi Sulawesi-Selatan.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bahwa sharing dan inovasi ini penting untuk mengawali kerja di tahun 2023 ini.

“Sharing pengalaman dan inovasi antara kedua Tim PKK Provinsi dalam inovasi menjadi penting untuk untuk mengawali 2023 dalam optimalisasi peran PKK bersama dalam penanganan isu terkait ibu dan anak serta isu lainnya yang diamanatkan kepada TP PKK Sulsel,” sebutnya, Kamis (12/1/2023).

Diketahui, Provinsi Jawa Barat sendiri memiliki kader PKK paling banyak dari segi ke-PKKannya dengan memiliki 27 kabupaten/kota, 5.912 desa dan 627 kecamatan.

Beberapa target diantaranya, bagaimana meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari kelembagaan SDM PKK Sulsel dengan melihat contoh sukses yang ada di Jawa Barat.

Adapun PKK Sulsel saat ini telah melakukan inovasi dan strategi dalam operasional sepuluh program PKK yang salah satunya adalah PKK remaja, bantuan khusus kepada 24 kabupaten/kota untuk penurunan stunting.(*)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur Pimpin Upacara HKN, Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, memimpin Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar di halaman Kantor Bupati, Jumat (17/04/2026).

Upacara yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat komitmen, kedisiplinan, dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Dalam amanatnya, Ramadhan Pirade menegaskan bahwa keikutsertaan dalam apel merupakan kewajiban setiap ASN sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi masing-masing.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya disiplin waktu kerja bagi seluruh pegawai.

“Jam kerja kita sudah jelas, mulai pukul 07.30 hingga 16.00. Jangan terlambat datang, lalu juga tepat waktu untuk pulang,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN untuk memiliki kesadaran penuh terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang diemban. Menurutnya, kesadaran dalam bekerja akan mendorong penyelesaian tugas secara mandiri tanpa harus menunggu perintah atasan.

“Setiap pagi mari kita renungkan apa yang akan kita kerjakan. Jika kesadaran itu muncul, maka pekerjaan akan selesai tanpa harus diperintah,” ujarnya.

Di akhir amanat, Sekda juga mengingatkan pentingnya penampilan ASN yang sesuai dengan ketentuan, termasuk tata cara berpakaian sebagai bagian dari disiplin dalam berorganisasi.

“Melalui Hari Kesadaran Nasional ini, saya mengajak kita semua untuk semakin sadar akan tanggung jawab kita, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja di masing-masing OPD,” tandas Ramadhan Pirade.

Continue Reading

Trending