Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tiba di Sidrap,Kepala BPS RI Disambut Bupati dan Tinjau Sentra Pangan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda peninjauan berbagai sektor produksi pangan di daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional tersebut.

Rombongan yang dikenal dengan sebutan RI 33 itu tiba melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 09.00 WITA sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sidrap.

Setibanya di rumah jabatan Bupati Sidrap, rombongan disambut langsung oleh Bupati Syaharuddin Alrif bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kearifan lokal. Ketua TP PKK Sidrap, Haslinda Syaharuddin, memberikan pengalungan bunga menggunakan sarung tenun khas Bugis sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara tersebut.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Temui Kepala BBWS Pompengan Bahas Pembenahan Irigasi

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BPS RI ke Sidrap menjadi momentum penting untuk memperlihatkan potensi besar daerahnya, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

Usai penerimaan di rumah jabatan, rombongan Kepala BPS RI melanjutkan agenda dengan mengunjungi kantor BPS Kabupaten Sidenreng Rappang untuk melihat langsung aktivitas statistik daerah serta berdialog dengan jajaran pegawai.

Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke industri peternakan modern PT Cahaya Mario di Kecamatan Kulo. Di lokasi tersebut rombongan meninjau kandang ayam petelur sistem close house sekaligus menyaksikan pelepasan pengiriman telur, daging ayam, serta DOC ke berbagai daerah sebagai bagian dari distribusi komoditas pangan.

BACA JUGA  Jaga Nama Baik Sidrap,Bupati SAR Akan Tegas Terhadap Pelanggar Perda

Tidak hanya sektor peternakan, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi pabrik penggilingan beras modern PB Sehati di Kecamatan Baranti.

Di lokasi ini dilakukan peninjauan proses produksi serta pelepasan pengiriman beras ke luar daerah yang menunjukkan peran penting Sidrap sebagai salah satu pusat produksi beras di Sulawesi Selatan.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan panen padi serta launching program listrik masuk sawah di Kelurahan Duampanua. Program tersebut diharapkan dapat mendukung modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas para petani di wilayah tersebut.

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, Kepala BPS RI dijadwalkan menghadiri acara buka puasa bersama sekitar 2.000 petani dan masyarakat di Desa Tonrong Rijang. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berperan langsung dalam sektor pertanian.

BACA JUGA  Apresiasi Respons dan Keterbukaan Pemkab Sidrap

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penguatan data statistik sektor pangan sekaligus mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Published

on

KITASULSEL— SIDRAP — Kunjungan penting dilakukan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas industri penggilingan beras modern di Kecamatan Baranti yang menjadi salah satu pusat produksi beras terbesar di Indonesia Timur.

Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang memaparkan perkembangan pesat sektor pertanian dan industri pengolahan beras di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Sidrap kini menjadi salah satu penopang utama suplai beras di kawasan Indonesia Timur.

“Setiap hari sekitar 100 truk beras didistribusikan dari Sidrap untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia Timur. Ini menunjukkan betapa besar peran industri penggilingan beras di daerah kami,” ujar Syaharuddin.

BACA JUGA  Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Sidrap Gandeng PLN untuk Listrik Masuk Sawah

Menurutnya, saat ini Sidrap memiliki sekitar 280 unit pabrik penggilingan beras besar yang beroperasi dengan teknologi modern. Salah satu yang dikunjungi adalah pabrik PB Sejati di Baranti yang mampu memproduksi sekitar 320 ton beras per hari.

Industri tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran pabrik-pabrik modern ini juga membuka peluang kerja serta melibatkan banyak masyarakat sebagai petani, pemasok gabah, hingga pelaku distribusi.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menilai capaian ekonomi Sidrap merupakan prestasi luar biasa. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada 2025 menunjukkan kinerja yang sangat baik.

“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Sidrap bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, karena menunjukkan bagaimana sektor pertanian dan industri pengolahan mampu mendorong ekonomi daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA  Senam Massal dan Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-63 PWRI Tingkat Provinsi di Sidrap

Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik harus bersifat inklusif, yakni dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Salah satu indikator pentingnya adalah penurunan angka kemiskinan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Selain menopang kebutuhan pasar, produksi beras dari Sidrap juga disiapkan untuk berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran beras untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dengan kekuatan sektor pertanian, dukungan industri modern, serta partisipasi masyarakat dan para pemasok dari berbagai daerah, Sidrap terus menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Pemerintah daerah berharap kemajuan ini dapat terus dipertahankan sehingga Sidrap tidak hanya menjadi pusat produksi beras, tetapi juga simbol kemajuan ekonomi daerah yang mampu mensejahterakan masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama. (ibe)

BACA JUGA  Jaga Nama Baik Sidrap,Bupati SAR Akan Tegas Terhadap Pelanggar Perda
Continue Reading

Trending