Connect with us

Pemkot Makassar

Safari Ramadan Malam ke-25, Wali Kota Makassar Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Bangun Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangka Safari Ramadan malam ke-25.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darussalam Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah dalam membangun kota secara bersama.

“Ini bagian dari silaturahmi kami pemerintah dan masyarakat di tingkat kecamatan. Tentu, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada dukungan masyarakat,” ujarnya.

Munafri menjelaskan bahwa Pemkot Makassar terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Makassar Apresiasi Malam Penghargaan Royco Ibu Juara 2024

“Alhamdulillah saya bersama seluruh perangkat SKPD turun langsung ke masyarakat. Dari Subuh hingga malam hari kami terus melaksanakan Safari Ramadan di berbagai kecamatan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa sebaik apa pun program yang disusun pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa respons dan dukungan dari masyarakat.

Menurutnya, sehebat apa pun program yang dirancang pemerintah kota tidak akan berhasil sepenuhnya jika tidak mendapat dukungan dari warga.

Sebaliknya, pembangunan juga tidak akan berjalan optimal apabila hanya didorong oleh keinginan masyarakat tanpa koordinasi yang baik dengan pemerintah.

Karena itu, Munafri menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan komunikasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

“Maka dari itu dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan sinergi untuk bisa membangun bersama,” jelasnya.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Sampaikan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pekerja Sosial saat Buka Puasa Bersama Warga Maccini

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial dan pembentukan karakter generasi muda.

“Masjid harus menjadi sarana tempat penyelesaian persoalan sosial dan menjadi tempat mencetak generasi-generasi Islami, generasi Qur’ani yang akan menjadi dasar dari generasi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Karena itu, ia mendorong agar masjid terus diperbaiki, diperindah, dijaga kebersihannya, serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat belajar mengaji bagi anak-anak.

Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Pemkot Makassar, kata dia, terus memaksimalkan sistem pemilihan langsung RT/RW agar tokoh yang terpilih benar-benar dikenal dan dipercaya oleh warga.

BACA JUGA  Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan CID-8 di IKN, Perkuat Sinergi Diaspora untuk Bangsa

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Munafri juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar melapor kepada RT/RW setempat, terutama jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Ia juga meminta camat dan jajaran pemerintah wilayah memastikan pengaturan jadwal pengangkutan sampah berjalan dengan baik selama Ramadan, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada bertambahnya volume sampah.

“Lewat kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk terus menjaga ketertiban, saling menghormati, serta menciptakan suasana kondusif terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan hingga Idulfitri,” tutup Munafri.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Nasional di Hari Otonomi Daerah 2026

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Senin (27/4/2026).

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, capaian ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Appi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di Kota Makassar.

BACA JUGA  Buka Forum Lintas Perangkat Daerah RKPD, Danny Pomanto Minta Perkuat Konektivitas Antar OPD

“Alhamdulillah, pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 ini, Kota Makassar mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemerintah kota dengan sistem penyelenggaraan pemerintahan terbaik,” ujarnya.

“Mudah-mudahan ini terus memberikan inspirasi bagi kita semua, khususnya di Pemkot Makassar, untuk terus membangun sinergi dan meningkatkan kinerja,” sambungnya.

Penghargaan diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kota Makassar meraih skor 3,6171 dengan status kinerja tertinggi.

Evaluasi tersebut menjadi indikator utama dalam menilai kualitas kinerja pemerintah daerah di seluruh Indonesia, meliputi aspek tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga capaian pembangunan.

Yang menarik, Kota Makassar menjadi satu-satunya daerah dari Provinsi Sulawesi Selatan, bahkan dari kawasan luar Pulau Jawa, yang mampu menembus dominasi daerah-daerah besar lainnya dalam penghargaan bergengsi ini.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Sampaikan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pekerja Sosial saat Buka Puasa Bersama Warga Maccini

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa inovasi dan reformasi birokrasi yang dijalankan Pemkot Makassar mampu bersaing di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Appi menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan arah pembangunan Kota Makassar yang berfokus pada efisiensi anggaran, peningkatan pelayanan publik, serta inovasi tata kelola pemerintahan sudah berada di jalur yang tepat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang solid antara pemerintah kota, DPRD, unsur Forkopimda, serta dukungan penuh masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya hasil kerja kami pemerintah kota saja, tetapi juga hasil kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, dan yang paling penting dukungan seluruh masyarakat Kota Makassar,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Makassar untuk tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di masa mendatang.

BACA JUGA  Peringatan HKG PKK ke-52 Tingkat Kota Makassar: Menyongsong Kesejahteraan Keluarga dan Pembangunan Nasional

“Kita berharap apa yang kita dapatkan hari ini tidak membuat kita berpuas diri, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di tahun-tahun mendatang,” tutupnya.

Diketahui, hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025 menetapkan sejumlah daerah dengan kinerja terbaik secara nasional, terdiri dari 5 pemerintah provinsi, 15 pemerintah kabupaten, dan 9 pemerintah kota, termasuk Kota Makassar.

Capaian ini semakin memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan yang unggul, kompetitif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending