Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Tegaskan Wajah Baru “Sidrap 5S”, Hapus Stigma Negatif 4S

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan wajah baru daerah yang dipimpinnya melalui konsep “Sidrap 5S”.

Hal tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama tokoh masyarakat, akademisi, politisi, dan mahasiswa asal Sidrap di Mess Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menghapus stigma negatif “4S” yang sempat melekat di tengah masyarakat. Syaharuddin menegaskan, wajah baru Sidrap kini mencerminkan nilai religius, kerja keras, serta kemajuan ekonomi yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir.

“Sebelum saya menjabat, ada istilah negatif ‘4S’ yang sering terdengar. Sekarang, saya tegaskan tidak ada lagi itu. Mulai hari ini, yang ada adalah Sidrap 5S,” ujar Syaharuddin di hadapan para hadirin.

BACA JUGA  Rappang Run 2026 Tak Sekadar Adu Cepat, Kreativitas Anak Muda dan UMKM Lokal Ikut Bergerak

Konsep Sidrap 5S yang diproklamirkan tersebut meliputi Sidrap Aman dan Religius, Sidrap Maju dan Sejahtera, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, serta Sidrap Bersih.

Menurut Syaharuddin, branding baru tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi representasi jati diri Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan sekaligus pusat spiritual.

“Kita ingin dunia mengenal Sidrap sebagai lumbung beras nasional, lumbung telur, pusat energi terbarukan, serta tempat lahirnya para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Transformasi citra tersebut diperkuat dengan capaian ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Kabupaten Sidrap berhasil menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 mencapai 7,71 persen, melonjak tajam dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 4 persen, yang sempat menempatkan daerah ini di peringkat empat terendah di Sulsel.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Buka Sosialisasi BPKH dan Gema Haji, Kuota Haji 2026 Naik Signifikan

Selain itu, angka kemiskinan di Sidrap berhasil ditekan hingga 4 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75.

Di sektor infrastruktur, melalui program “Sidrap Bercahaya”, pemerintah daerah terus melakukan perbaikan jalan serta pembangunan penerangan hingga ke tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga mengajak seluruh perantau asal Sidrap di Makassar—khususnya yang tergabung dalam IKM, ISA, dan IPMI—untuk bersatu mendukung visi pembangunan daerah.

“Mari kita berhenti saling menghujat atau mendiskreditkan. Saatnya kita bersatu memperkuat branding positif ini agar Sidrap semakin disegani dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Target 1 Juta Ton Gabah, IP 300 di Sidrap Jadi Proyek Ekonomi Strategis

Hadir pula Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse bersama anggota DPRD Sidrap, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap tampak Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur RSUD, kepala desa, lurah, hingga kepala sekolah.

Kebersamaan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidrap Andi Rieskha Rahmat bersama para pengurus organisasi perantau Sidrap di Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap dan BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Data Iuran JKN Triwulan I 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar rapat rekonsiliasi data iuran wajib PNS, IW Pemda, PPPK, DPRD, Kepala Desa, dan PBPU Pemda untuk Triwulan I Tahun 2026, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan dalam memastikan kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap optimal dan tepat sasaran.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, dan dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Muhammad Ali, Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pemeriksaan KC Parepare, Sunar Kuldia Kilat, serta Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sidrap, Hariyati.

Turut hadir sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta manajemen RSUD Nene Mallomo dan RSUD Arifin Nu’mang.

BACA JUGA  Festival Nene Mallomo ke-3 Resmi Dibuka, Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Pelestarian Budaya di Sidrap

Dalam sambutannya, Sekda Andi Rahmat menegaskan pentingnya rekonsiliasi data yang dilakukan secara rutin setiap triwulan guna meminimalisasi kesalahan data (misdata). Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan seluruh proses pendataan kepesertaan dan pembebanan iuran berjalan lebih detail, terperinci, dan akuntabel.

Berdasarkan pemaparan BPJS Kesehatan, jumlah peserta JKN di Kabupaten Sidrap hingga tahun 2026 telah mencapai sekitar 284.000 jiwa. Dari sisi penerimaan, total iuran yang masuk tercatat sebesar Rp33 miliar, termasuk kontribusi pemerintah pusat sebesar Rp10 miliar untuk segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Sementara itu, dari sisi pemanfaatan dana, biaya pelayanan kesehatan yang telah dibayarkan kepada fasilitas kesehatan di Sidrap mencapai Rp36 miliar dengan rasio klaim sebesar 108 persen. Hingga Februari 2026, sekitar Rp29 miliar dari total biaya tersebut telah disalurkan ke rumah sakit dan puskesmas di wilayah Sidrap.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ikuti Peresmian dan Groundbreaking Sekolah Rakyat Nasional

Menutup rapat, Sekda menegaskan komitmen Pemkab Sidrap dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran secara tepat waktu. Ia juga mendorong BPJS Kesehatan untuk terus bersinergi dengan fasilitas layanan kesehatan demi menjamin pelayanan maksimal bagi masyarakat.

“Karena kami sudah taat membayar, kami tidak ingin mendengar ada masyarakat kami yang tidak terlayani oleh BPJS Kesehatan dengan baik,” tegasnya.

Rapat diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi iuran JKN sebagai simbol komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Sidrap ke depan.

Continue Reading

Trending