Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Tegaskan Wajah Baru “Sidrap 5S”, Hapus Stigma Negatif 4S

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan wajah baru daerah yang dipimpinnya melalui konsep “Sidrap 5S”.

Hal tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama tokoh masyarakat, akademisi, politisi, dan mahasiswa asal Sidrap di Mess Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menghapus stigma negatif “4S” yang sempat melekat di tengah masyarakat. Syaharuddin menegaskan, wajah baru Sidrap kini mencerminkan nilai religius, kerja keras, serta kemajuan ekonomi yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir.

“Sebelum saya menjabat, ada istilah negatif ‘4S’ yang sering terdengar. Sekarang, saya tegaskan tidak ada lagi itu. Mulai hari ini, yang ada adalah Sidrap 5S,” ujar Syaharuddin di hadapan para hadirin.

BACA JUGA  Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Sidrap Pantau Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Pangkajene

Konsep Sidrap 5S yang diproklamirkan tersebut meliputi Sidrap Aman dan Religius, Sidrap Maju dan Sejahtera, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, serta Sidrap Bersih.

Menurut Syaharuddin, branding baru tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi representasi jati diri Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan sekaligus pusat spiritual.

“Kita ingin dunia mengenal Sidrap sebagai lumbung beras nasional, lumbung telur, pusat energi terbarukan, serta tempat lahirnya para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Transformasi citra tersebut diperkuat dengan capaian ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Kabupaten Sidrap berhasil menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 mencapai 7,71 persen, melonjak tajam dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 4 persen, yang sempat menempatkan daerah ini di peringkat empat terendah di Sulsel.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Tegaskan Pembayaran Gaji Petugas Kebersihan Harus Tepat Waktu

Selain itu, angka kemiskinan di Sidrap berhasil ditekan hingga 4 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75.

Di sektor infrastruktur, melalui program “Sidrap Bercahaya”, pemerintah daerah terus melakukan perbaikan jalan serta pembangunan penerangan hingga ke tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga mengajak seluruh perantau asal Sidrap di Makassar—khususnya yang tergabung dalam IKM, ISA, dan IPMI—untuk bersatu mendukung visi pembangunan daerah.

“Mari kita berhenti saling menghujat atau mendiskreditkan. Saatnya kita bersatu memperkuat branding positif ini agar Sidrap semakin disegani dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Tidak Pandang Bulu,Bupati SAR: Siapapun yang Merusak Citra Kabupaten Sidrap Akan Saya Tindak

Hadir pula Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse bersama anggota DPRD Sidrap, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap tampak Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur RSUD, kepala desa, lurah, hingga kepala sekolah.

Kebersamaan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidrap Andi Rieskha Rahmat bersama para pengurus organisasi perantau Sidrap di Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap dan Satgas Saber Pantau Harga Pangan di Pasar, Pastikan Stabil Jelang Idulfitri

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersinergi dengan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pengawasan Keamanan Pangan dari Badan Pangan Nasional melakukan pemantauan intensif terhadap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, Jumat (13/3/2026).

Pemantauan dilakukan di Pasar Sentral Rappang, Kecamatan Panca Rijang, serta Pasar Sentral Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan memastikan stabilitas harga pangan tetap terjangkau menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pengawasan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Hermawan, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Sidrap Andi Patahangi, perwakilan Polres Sidrap, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

BACA JUGA  Jelang Ramadan 1447 H, Pemkab Sidrap Pantau Kebutuhan Pokok di Pasar Sentral Pangkajene

Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan bahwa pemantauan ini merupakan respons pemerintah daerah terhadap adanya tren kenaikan harga sejumlah komoditas di wilayah Sidrap. Kehadiran Badan Pangan Nasional melalui Satgas Saber diharapkan dapat membantu menekan fluktuasi harga tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan karena adanya kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok di Kabupaten Sidrap. Badan Pangan Nasional melalui Satgas Saber datang langsung untuk melihat dan mengecek harga kebutuhan pokok di pasar,” ujarnya.

Ia menegaskan, fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Lebaran.

“Kami berharap harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sidrap tidak mengalami kenaikan lagi dan tetap terjangkau bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.

BACA JUGA  SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional “ASEAN-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2026”

Sementara itu, Hermawan menjelaskan bahwa Satgas Saber memiliki tugas mengawal harga, keamanan, serta mutu pangan agar tetap sesuai dengan harga acuan pemerintah.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak melakukan praktik yang merugikan konsumen, seperti penimbunan barang atau menaikkan harga secara sepihak.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran seperti kenaikan harga yang tidak sesuai ketentuan atau penimbunan barang, maka kami akan melakukan intervensi dengan merekomendasikan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha. Bahkan jika terdapat unsur kesengajaan, dapat dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.

Melalui pengawasan ini, pemerintah berharap stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga pangan di Kabupaten Sidrap tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman.

BACA JUGA  81 Pejabat Pemkab Sidrap Dilantik Usai Tablig Akbar “Gaspoll”, Bupati Tekankan Kinerja dan Peningkatan IPM
Continue Reading

Trending