Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Panen Padi di Talumae, Produksi Sawah Tadah Hujan Capai 9,8 Ton per Hektare

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, melaksanakan panen padi musim tanam I di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kamis (5/3/2026).

Hasil ubinan di sawah tadah hujan tersebut mencapai 6,14 kilogram atau setara dengan produksi sekitar 9,8 ton per hektare, angka yang dinilai sangat tinggi untuk lahan non-irigasi teknis.

Panen tersebut dihadiri Kepala Dinas PSDA Sidrap Andi Safari Renata, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap Ibrahim bersama jajaran, Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap Mursalim Halim, Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah Tenri Tatta, serta perwakilan Advansia.

Turut hadir pula para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Sidenreng, Kepala Puskesmas Empagae, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa panen tersebut menjadi bukti perubahan kawasan Talumae dan Damai yang sebelumnya dikenal sebagai daerah kering dan kurang produktif.

“Sengaja kita berkumpul di sini untuk memperlihatkan hasil kerja keras masyarakat Talumae dan Damai. Dulu daerah ini dikenal sebagai daerah yang tidak produktif dan kering, tapi Alhamdulillah hari ini kita bisa buktikan bahwa Talumae dan Damai telah berubah menjadi daerah yang produktif,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Pimpin Rapat Persiapan Tabligh Akbar dan Idulfitri 1447 H, Targetkan 20 Ribu Jemaah Hadir

Ia menjelaskan hasil ubinan di sawah tadah hujan menunjukkan produksi mencapai 9,8 ton per hektare, yang menurutnya merupakan capaian luar biasa karena lahan tersebut bukan sawah irigasi teknis.

“Hasil perhitungan dari ubinan sawah tadah hujan menunjukkan produksi padi mencapai 9,8 ton per hektar. Ini adalah hasil yang luar biasa, terutama karena sawah ini adalah sawah tadah hujan non-irigasi,” jelasnya.

Syaharuddin juga menilai potensi pertanian Sidrap sangat besar apabila didukung teknologi dan pengelolaan lahan yang tepat.

“Saya ingin menunjukkan bahwa Sidrap memiliki tanah yang subur dan teknologi yang tepat sehingga sangat cocok untuk sektor pertanian. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat hasil yang luar biasa dari sawah ini yang baru dua kali tanam,” tuturnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk dikembangkan menjadi area persawahan.

“Saya berpikir bahwa tanah yang tidak berguna, kecuali yang tidak ada hasil kebunnya sama sekali, kita alihkan menjadi sawah. Ini membuktikan bahwa kita bisa membuat perubahan dan menjadi semangat bagi petani di Sidrap,” ungkapnya.

BACA JUGA  BNNK Sidrap Segera Dibentuk, Bupati Syaharuddin Dukung Penuh

Menurut Syaharuddin, kemajuan sektor pertanian turut memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hasil ini juga menunjukkan bahwa Sidrap telah menjadi juara satu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan dan juara 16 di Indonesia. Ini karena kerja keras petani dan masyarakat Sidrap,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperkuat nilai keagamaan serta mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Saya minta masyarakat untuk membayar zakat dan rajin ke masjid. Saya juga berharap masyarakat tidak berlebaran di luar Kabupaten Sidrap agar uang yang kita dapat dibelanjakan di kampung sendiri,” pesannya.

Di akhir sambutan, Bupati Sidrap menyampaikan sejumlah program pertanian yang akan dijalankan, termasuk rencana uji coba Indeks Pertanaman (IP) 300 di Desa Talumae.

“Bantuan pertanian sudah banyak masuk di Watang Sidenreng, terbanyak kedua setelah Kecamatan Panca Lautang. Ke depan kita akan uji coba Indeks Tanaman 300 di Desa Talumae ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHPKP Sidrap, Ibrahim, menyebut pemerintah daerah terus memperkuat pembangunan infrastruktur pertanian guna mendukung peningkatan produksi.

“Beberapa hari terakhir kami mendampingi Pak Bupati dalam upaya pembangunan pertanian tahun 2026. Alhamdulillah, ada rencana pembangunan 45 titik jaringan irigasi tersier dengan biaya sekitar Rp100 juta per titik,” ujarnya.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Perkuat Tata Kelola Digital dan Religiusitas ASN di Kecamatan Kulo

Ia juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait program penangkaran benih padi.

“Kami akan melakukan penangkaran benih di lahan sekitar 200 hektare yang akan dimitra dengan Kementerian Pertanian dan disalurkan kepada petani di Sidrap agar benih yang digunakan berkualitas dan aman,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Watang Sidenreng Andi Saipullah Tenri Tatta menjelaskan bahwa panen dilaksanakan di Dusun Dua, Desa Talumae yang berbatasan langsung dengan Desa Damai.

“Setelah dilakukan uji dan tes, hasil panen mencapai 9,8 ton per hektar. Ini merupakan sawah tadah hujan, bukan sawah irigasi teknis. Padahal di Desa Talumae terdapat sekitar 400 hektare sawah dan hanya 30 hektare yang merupakan sawah irigasi,” paparnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi sawah tadah hujan di wilayahnya sangat besar.

“Hasil panen ini membuktikan bahwa sawah tadah hujan mampu mengimbangi hasil panen dari sawah irigasi. Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani di Desa Talumae dan sekitarnya,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wabup Sidrap Tinjau Kesiapan Venue Porsenijar Sulsel di Panca Rijang

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, meninjau langsung kesiapan lokasi pertandingan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026).

Peninjauan dipusatkan di Kecamatan Panca Rijang. Dalam kegiatan tersebut, Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap didampingi Camat Panca Rijang Faradillah Bakri, jajaran pengurus PGRI, serta para lurah setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya panitia memastikan seluruh sarana dan prasarana pertandingan berada dalam kondisi optimal menjelang pelaksanaan ajang tingkat provinsi tersebut.

Dalam peninjauan, Nurkanaah memeriksa berbagai fasilitas lapangan, mulai dari kondisi permukaan arena hingga fasilitas pendukung lainnya guna menjamin kenyamanan dan keamanan para peserta.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Perkuat Tata Kelola Digital dan Religiusitas ASN di Kecamatan Kulo

Ia menekankan pentingnya kesiapan venue sebagai kunci kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan.

“Seluruh pihak harus bekerja maksimal agar pelaksanaan Porsenijar berjalan aman, tertib, dan sukses,” tegasnya.

Selain itu, Nurkanaah juga menyempatkan diri menyaksikan langsung proses pembinaan olahraga yang dilakukan kepada para siswa. Ia mengapresiasi semangat dan antusiasme peserta didik dalam mengikuti latihan.

“Pembinaan olahraga sejak dini sangat penting untuk mencetak generasi yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Kita berharap dari sini akan lahir atlet-atlet unggul yang dapat mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Ia pun mendorong para guru dan pelatih untuk terus memberikan pendampingan terbaik agar potensi siswa dapat berkembang secara maksimal.

Peninjauan ini diharapkan semakin memantapkan kesiapan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah dalam menyukseskan Porsenijar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap Perkuat Kepedulian Anak Yatim Lewat Yatim Fest 2026
Continue Reading

Trending