Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Tinjau Proyek Jalan Amparita–Teteaji, Pastikan Kualitas dan Percepatan Pekerjaan

Published

on

Kitasulsel–SIDENRENGRAPPANG — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan melalui langkah langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang turun meninjau progres proyek peningkatan Jalan Poros Amparita–Teteaji, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan ini dilakukan di sela rangkaian kegiatan Bupati di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe. Tidak sekadar melihat kondisi di lapangan, Syaharuddin bahkan turut mengoperasikan alat berat pemadat jalan, memberi contoh nyata komitmen pemerintah daerah terhadap kualitas dan percepatan pengerjaan proyek strategis tersebut.

Aksi Bupati Tarik Perhatian Pekerja dan Warga

Kehadiran Bupati Syaharuddin di lokasi proyek disambut antusias oleh para pekerja serta masyarakat sekitar. Momen ketika ia mengoperasikan alat berat menyita perhatian banyak orang yang hadir, sekaligus memberikan dorongan moral bagi para pekerja yang sehari-hari berada di lapangan.

BACA JUGA  Sidrap Terima Dana Insentif Fiskal 2025 atas Kinerja Penurunan Stunting

“Ini bukan sekadar simbolis. Saya ingin memastikan bahwa apa yang kita bangun benar-benar memberikan manfaat maksimal untuk masyarakat,” kata Syaharuddin kepada para pekerja.

Tekankan Kualitas Pengerjaan

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan demi ketahanan jalan dalam jangka panjang. Ia meminta seluruh tenaga teknis, kontraktor, dan pengawas lapangan bekerja dengan penuh tanggung jawab.

“Sebagai pemimpin daerah, saya ingin memastikan proyek ini dikerjakan dengan baik dan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat menikmati manfaatnya secara langsung,” ujarnya menegaskan.

Ia menambahkan, pengerjaan yang berkualitas akan menghindarkan pemerintah dan masyarakat dari biaya perbaikan berkala di kemudian hari.

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lirik Bukit Teletabis Jadi Wisata Alam dan Perkemahan Unggulan

Peningkatan Jalan Poros Amparita–Teteaji merupakan salah satu proyek prioritas karena jalur tersebut menjadi akses penting bagi warga, pelaku usaha, serta distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

Syaharuddin berharap pembenahan infrastruktur ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat antarwilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan konektivitas desa-desa di Kecamatan Tellu Limpoe.

“Dengan jalan yang lebih baik, aktivitas warga akan lebih lancar, ekonomi bergerak lebih cepat, dan pelayanan publik juga semakin mudah dijangkau,” ungkapnya.

Komitmen Berkelanjutan

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah terus memantau langsung pelaksanaan proyek pembangunan agar berjalan sesuai rencana. Syaharuddin berjanji akan terus mengawal berbagai proyek strategis, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Bertemu Menteri Pertanian, Sampaikan Aspirasi Masyarakat Sidrap

Dengan sinergi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat, Bupati berharap program pembangunan infrastruktur di Sidrap dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lirik Bukit Teletabis Jadi Wisata Alam dan Perkemahan Unggulan

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Sound System Sidrap(S3)Gelar Silaturahmi,Ketua S3:Wujud Kebersamaan dan Perkuat Solidaritas
Continue Reading

Trending