Connect with us

NEWS

Harga Ekonomis, Paket Eksklusif: PT Annur Maarif Buka Promo Umrah Akbar 2026

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Awal tahun 2026 akan menjadi momen penuh berkah bagi umat Islam yang merindukan Tanah Suci. PT Annur Maarif, melalui anak perusahaannya Jenewa Rabbani Wisata (JRW), resmi membuka Promo Umrah Akbar Carter Flight untuk periode penerbangan Januari 2026. Program ini menawarkan harga ekonomis dengan paket eksklusif, menghadirkan kombinasi ideal antara kenyamanan, efisiensi, dan nilai ibadah.

Komisaris Utama PT Annur Maarif, Hj. Sitti Suade, membenarkan peluncuran program tersebut. Ia menyampaikan bahwa promo ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk membantu jamaah yang ingin berumrah dengan biaya lebih terjangkau namun tetap mendapatkan pelayanan terbaik.

“Januari mendatang, InsyaAllah kita akan membuka Promo Umrah Akbar dengan estimasi jamaah kurang lebih 1.000 orang. Semoga promo ini membantu jamaah yang ingin berumrah dengan biaya lebih ringan tanpa mengurangi kualitas pelayanan dan kenyamanan selama perjalanan,” ujar Hj. Sitti Suade.

BACA JUGA  Ketua DPW NasDem Sulsel Hadiri Buka Puasa DPP Bersama Anak Yatim, Perkuat Soliditas Partai

Direktur Utama Jenewa Rabbani Wisata, H. Muhammad Yasmar M. Yapid, menambahkan bahwa paket Umrah Akbar kali ini disiapkan dengan berbagai pilihan fasilitas sesuai kebutuhan jamaah.

“Harga paket promo bervariasi tergantung fasilitas yang diinginkan jamaah. Namun secara umum dibuka mulai Rp 28.800.000. Kami telah menjadwalkan dua kali pemberangkatan, yaitu pada 19 Januari dan 26 Januari 2026, masing-masing dengan jumlah jamaah sekitar 433 orang dalam satu penerbangan carter flight,” jelasnya.

Menurut Yasmar, sistem carter flight memberikan banyak keuntungan, di antaranya jadwal yang pasti, perjalanan yang efisien, serta kenyamanan jamaah karena berangkat dan pulang bersama dalam satu rombongan besar. Selain itu, suasana kebersamaan antarjamaah menjadi nilai spiritual tersendiri dalam perjalanan menuju Baitullah.

BACA JUGA  Dipilih Mayoritas Pemilik Suara Sah,Darwis Gastic Music Resmi Nahkodai Sound System Sidrap(S3) Periode 2024-2026

Selama bertahun-tahun, PT Annur Maarif bersama Jenewa Rabbani Wisata telah dikenal sebagai penyelenggara perjalanan umrah dan haji yang amanah, profesional, dan terpercaya. Dengan layanan yang berorientasi pada kenyamanan dan kepastian ibadah, Annur terus menegaskan dirinya sebagai pilihan tepat, bukan pilihan nekat.

“Kami ingin menjadi referensi terbaik bagi jamaah yang ingin berumrah dengan tenang, terarah, dan penuh keberkahan,” tutup Hj. Sitti Suade.

Dengan dibukanya kembali Promo Umrah Akbar Carter Flight ini, PT Annur Maarif berharap dapat menjadi jembatan bagi ribuan jamaah untuk meraih impian suci menuju Makkah dan Madinah, membuka tahun 2026 dengan langkah penuh syukur dan keberkahan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Hebat! Anggaran ‘Siluman’ Rp60 Miliar Lolos, Eks Pimpinan DPRD Sulsel: Tak Pernah Dibahas di Banggar

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Dugaan kejanggalan dalam penganggaran pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar pada APBD Provinsi Sulawesi Selatan 2024 kian menguat. Sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulsel secara tegas menyatakan bahwa proyek bernilai jumbo tersebut tidak pernah melalui mekanisme pembahasan resmi di Badan Anggaran (Banggar).

Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019–2024, Andi Ina Kartika Sari, mengungkapkan bahwa dirinya telah memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada Kamis (16/4/2026) sebagai saksi. Ia hadir bersama tiga mantan Wakil Ketua DPRD lainnya untuk memberikan keterangan terkait proyek yang kini menjadi sorotan hukum.

“Kami hadir untuk mengonfirmasi keterangan guna melengkapi berkas tersangka. Baik di tingkat pimpinan maupun Banggar, tidak pernah ada penyampaian soal anggaran nanas,” ujar Andi Ina kepada awak media, Jumat (17/4).

BACA JUGA  Dipilih Mayoritas Pemilik Suara Sah,Darwis Gastic Music Resmi Nahkodai Sound System Sidrap(S3) Periode 2024-2026

Pernyataan senada disampaikan mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah Erde. Ia menilai terdapat kejanggalan serius dalam proses penyusunan anggaran tersebut. Menurutnya, pembahasan legislatif kala itu lebih terfokus pada program prioritas lain, khususnya pengembangan komoditas pisang cavendish.

“Seingat kami, pengadaan bibit nanas tidak pernah dibahas secara spesifik. Justru yang menjadi perhatian utama adalah program pengembangan pisang cavendish,” jelasnya.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sendiri disebut telah mengantongi sejumlah dokumen penting, termasuk risalah rapat Banggar dan draf APBD 2024. Dokumen ini menjadi dasar untuk menelusuri asal-usul munculnya anggaran yang dinilai “misterius” tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap para mantan legislator. Ia menyebut, proses ini penting untuk mengungkap apakah terjadi pelanggaran prosedur dalam penganggaran.

BACA JUGA  Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Dukung Program Strategis Kementan Capai Swasembada Pangan

“Pemeriksaan ini krusial untuk menggali mekanisme penganggaran bibit nanas dalam APBD. Dari empat pimpinan yang dipanggil, satu orang tidak hadir,” ujarnya.

Indikasi ‘Penumpang Gelap’ Anggaran

Tidak masuknya proyek tersebut dalam pembahasan resmi Banggar memunculkan dugaan adanya praktik “penumpang gelap” dalam penyusunan APBD. Jika benar penganggaran dilakukan tanpa proses legislatif yang semestinya, maka hal ini berpotensi melibatkan oknum di level teknis eksekutif maupun pihak lain yang memiliki akses dalam proses finalisasi anggaran.

Kasus yang kini dijuluki “Nanas Berduri” ini diprediksi akan berkembang lebih luas, seiring upaya penyidik menelusuri siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas munculnya anggaran bernilai puluhan miliar rupiah tersebut.

BACA JUGA  Ketua DPW NasDem Sulsel Hadiri Buka Puasa DPP Bersama Anak Yatim, Perkuat Soliditas Partai

Kesaksian para eks pimpinan DPRD Sulsel menjadi pintu masuk penting dalam mengurai simpul perkara, sekaligus menguji transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending