Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Apresiasi Respons dan Keterbukaan Pemkab Sidrap

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi atas responsif dan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Sidrap selama proses pemeriksaan pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Pemeriksa BPK, Dewa Ayu Rieva Intan, dalam Exit Meeting Pemeriksaan di ruang kerja Bupati Sidrap, Rabu (19/3/2025).

“Kami mengapresiasi responsif dan keterbukaan dari Pemerintah Kabupaten Sidrap selama pemeriksaan berlangsung,” ujar Dewa.

Ia pun berharap rekomendasi yang diberikan BPK dapat segera ditindaklanjuti untuk perbaikan sistem keuangan daerah.

Sementara Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik antara BPK dan Pemkab Sidrap.

Ia lalu menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dampingi Kapolda Sulsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegas Syaharuddin.

“Masukan dari BPK menjadi hal yang sangat berharga bagi kami untuk perbaikan ke depan,” sambungnya..

Exit meeting ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, para asisten, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Kemiskinan Ekstrem Sidrap Turun Jadi 0,94 Persen, Terendah di Sulsel dan Salah Satu Terbaik di Sulawesi

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam pembangunan sosial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sidrap pada tahun 2025 turun menjadi 0,94 persen, dari 1,57 persen pada tahun 2024.

Penurunan sebesar 0,63 persen tersebut menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus masuk dalam jajaran kabupaten/kota dengan angka kemiskinan ekstrem terendah di Regional Sulawesi.

Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan itu tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang diterapkan di bawah kepemimpinan Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, yang menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Tinjau Lokasi Banjir di Tellu Limpoe, Soroti Penyumbatan Drainase dan Perubahan Tata Guna Lahan

Berbagai program terus diperkuat, mulai dari pengembangan sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi daerah, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial yang tepat sasaran, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukan sekadar capaian statistik, melainkan hasil nyata dari kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Penurunan kemiskinan ekstrem ini adalah bukti bahwa pembangunan yang terarah, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Perkuat Rekam Jejak Prestasi Nasional

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dampingi Kapolda Sulsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat rekam jejak Pemerintah Kabupaten Sidrap di tingkat nasional dalam bidang pembangunan sosial.

Sebelumnya, Kabupaten Sidrap menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai Kabupaten Terbaik I Regional Sulawesi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya mampu menekan angka kemiskinan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan dasar yang lebih baik.

Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Turunnya angka kemiskinan ekstrem hingga berada di bawah satu persen menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sidrap semakin berjalan secara inklusif, terarah, dan tepat sasaran.

Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA  Sekda Sidrap Pimpin Rakor Pelaporan Program Strategis Nasional, Tekankan Ketepatan Data dan Waktu

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidenreng Rappang semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di kawasan Sulawesi.

Keberhasilan menurunkan kemiskinan ekstrem diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending