Connect with us

Pemkot Makassar

Melinda Aksa Tinjau Gedung TP PKK Makassar, Optimalkan Dukungan Kerja di Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa melakukan kunjungan perdana ke kantor TP PKK Kota Makassar pada Kamis (13/3/2025), setelah resmi dilantik sebagai Ketua dua hari sebelumnya.

Melinda mengungkapkan bahwa kunjungan ini sangat penting, terutama sebagai langkah awal setelah dirinya dilantik, untuk memastikan segala kebutuhan dan fasilitas kantor.

Ia menilai pentingnya fasilitas yang memadai untuk menunjang kegiatan TP PKK, Dekranasda, dan Pokja PAUD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap dengan fasilitas yang memadai, TP PKK dapat lebih optimal dalam menjalankan program-program yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Makassar,” ujar Melinda.

Melinda tiba lebih dulu di kantor TP PKK dan memulai peninjauan awal. Tak lama setelah itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, datang setelah menyelesaikan sejumlah agendanya.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Hadiri Puncak Peringatan HUT Kabupaten Gowa ke-704

Munafri bersama Melinda meninjau kondisi gedung berlantai empat yang telah digunakan sebagai Kantor TP PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD sejak tahun lalu.

Melinda mempelajari pemetaan ruangan dan pembagian lantai yang akan dipergunakan dalam memimpin tiga organisasi mitra Pemerintah Kota Makassar tersebut.

Selama kunjungan, Munafri Arifuddin bersama Melinda Aksa berkeliling ke berbagai ruang di gedung tersebut, termasuk ruang kerja pengurus, ruang pertemuan, auditorium gedung, serta fasilitas pendukung lainnya.

Mereka juga memeriksa kondisi infrastruktur serta kebersihan gedung yang akan menjadi pusat koordinasi berbagai program pemberdayaan masyarakat, program peningkatan kualitas PAUD, dan program peningkatan kualitas UMKM Kota Makassar.

Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa kantor ini bukan hanya sekadar tempat administrasi, tetapi juga pusat koordinasi yang memiliki peran vital dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Kunjungi Gerakan Pasar Murah, Wali Kota Munafri Pastikan Harga Pangan Terjangka

“Sebagai mitra strategis pemerintah, TP PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai dan kolaborasi yang kuat, saya yakin program-programnya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga Makassar,” jelas Munafri.

Melinda menyampaikan kunjungan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dan TP PKK dalam bekerja sama untuk memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lepas JCH 2026, Tekankan Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan rekreasi, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  PKK Makassar Pertama Kali Hadirkan Gebyar HKG ke-53 di Ruang Publik, Dorong Partisipasi Inklusif

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah berperan dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah bagi Kota Makassar.

“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Mungkin belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” pesannya.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Hadiri Puncak Peringatan HUT Kabupaten Gowa ke-704

Kepada petugas haji, Munafri menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk amanah yang mulia.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Kota Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang wajib dimiliki calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta rumah sakit umum daerah guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

BACA JUGA  Pjs. Wali Kota Makassar Buka Rapat Koordinasi TPPS, Tekan Stunting

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Selain itu, Kota Makassar juga berperan dalam mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.

Amrullah juga mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia, dengan total potensi mencapai 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Continue Reading

Trending