Connect with us

NEWS

Sambut Kapolda Sulsel,Bupati Terpilih Luwu Timur Irwan Bachri Syam Siap Bersinergi

Published

on

Kitasulsel–LUWU Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudhiawan, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan, Ny. Yunita Yudhiawan, melakukan kunjungan resmi ke wilayah hukum Polres Luwu Timur.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan pada Kamis, 6 Februari 2025.

Setibanya di Polres Luwu Timur, rombongan Kapolda disambut meriah oleh anak-anak Polisi Cilik (Pocil) yang mengenakan seragam khas, dengan kalungan dan bunga sebagai simbol penyambutan. Acara sambutan ini juga dihadiri oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur Pimpinan Forkompinda setempat.

Dalam agenda kunjungan ini, Kapolda Sulsel meninjau kantor baru Polres Luwu Timur dan melaksanakan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini tidak hanya sekadar simbolis, namun merupakan wujud nyata kepedulian Polda Sulsel terhadap lingkungan. Selain itu, Kapolda juga memberikan arahan kepada para personel Polres Luwu Timur.

BACA JUGA  KPK Periksa Tujuh Bos Travel, Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Irjen Pol Yudhiawan mengapresiasi kinerja, dedikasi, dan loyalitas personel Polres Luwu Timur dalam menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di Kabupaten Luwu Timur.

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan pajak yang harus dikembalikan untuk pembangunan daerah. “Pesan dari Presiden, jangan sampai ada kebocoran pajak. Pendapatan pajak harus dimaksimalkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga menitipkan pesan kepada Bupati terpilih, Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., agar terus menjaga Kamtibmas di daerah yang dikenal sebagai Bumi Batara Guru ini.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menyatakan siap bersinergi bersama pihak kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, yang merupakan kunci dalam mendukung berbagai program yang akan dijalankan di bawah kepemimpinannya.

BACA JUGA  Program Umrah Bagi Guru Pondok Pesantren As’adiyah Ramai Peminat,Dr H Bunyamin M Yapid,LC MH:Berkah Anregurutta

“Kondisi Kamtibmas yang stabil sangat penting untuk memastikan berbagai program dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” tutur Ibas.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polres Luwu Timur dan pemerintah daerah guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk pembangunan daerah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Pantai Losari Ditangkap, Sempat Konvoi Bawa Sajam

Published

on

Kitasulsel–Makassar,  – Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga di Pantai Losari. Para pelaku bahkan sempat melakukan konvoi di jalan raya sambil membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat korban tengah berada di kawasan Pantai Losari. Secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok pelaku dan langsung mengalami aksi kekerasan secara bersama-sama.

Korban dipukul berulang kali pada bagian wajah hingga mengalami luka di pelipis. Tidak hanya itu, korban juga dipaksa naik ke sepeda motor milik para pelaku dan dibawa berkeliling ke sejumlah lokasi di Kota Makassar, termasuk kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga dan sekitar Pantai Akkarena.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara ke-79, Rusdi Masse: Polri Garda Terdepan, Wujud Nyata “Polri untuk Masyarakat”

Di lokasi-lokasi tersebut, aksi kekerasan kembali terjadi. Para pelaku secara bergantian terus melakukan pemukulan terhadap korban.

Aksi brutal ini akhirnya terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait konvoi geng motor yang membawa senjata tajam serta mengancam pengguna jalan.

Tim Unit 5 Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Wawan Suryadinata langsung bergerak melakukan pengejaran. Satu pelaku pertama berhasil diamankan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan kasus dan berhasil menangkap enam pelaku lainnya di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di sebuah penginapan di Jalan Lasinrang, Makassar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ketapel, mata busur, beberapa unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam.

BACA JUGA  Kajian Diserahkan ke Kemendagri dan DPR, Usulan Luwu Raya Resmi Masuk Meja Pusat

Kanit Unit 1 Resmob Polda Sulsel, Arsyad Samosir, menyebut ketujuh pelaku tergabung dalam kelompok geng motor yang kerap melakukan penyerangan terhadap warga di sejumlah lokasi di Makassar.

“Ketujuh orang ini tergabung di suatu kelompok geng motor yang kadang melakukan penyerangan di suatu tempat atau ke warga setempat,” ujar Aiptu Arsyad Samosir.

Saat ini, ketujuh pelaku bersama barang bukti telah diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta jaringan kelompok geng motor yang lebih luas di wilayah tersebut.

Continue Reading

Trending