Connect with us

Menuju Makassar Zero Stunting, Dinas Pertanahan Kembali Salurkan Bantuan untuk 2 Balita

Published

on

Kitasulsel–Makassar Mendukung program penurunan angka stunting secara nasioanal, Dinas Pertanahan (Distan) Kota Makassar kembali menyalurkan bantuan kepada balita. Kali ini Distan Makassar menyalurkan ke Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo Kota Makassar.

Kepala Distan Kota Makassar, Sri Sulsilawati mengatakan, pihaknya ikut berkontribusi dalam salah satu program prioritas yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yaitu Zero Stunting.

“Kita ambil bagian dalam menciptakan zero stunting di Kota Makassar, sesuai arahan Wali Kota Makassar,” ujarnya, Sabtu (3/8/2024).

Katanya, agenda aksi berupa penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara simultan.

“Jadi seperti sebelumnya kita lakukan rutin ya, sekaligus dijadikan Jumat berkah Distan” singkatnya.

Sementara itu, salah satu Staf Distan yang juga tim penyalur bantuan Mastin menjelaskan, berupa makanan dengan kandungan gizi tinggi.

“Masih sama sebelumnya seperti susu, telur dan beberapa makan lain yang mengandung gizi tinggi,” terangnya.

Katanya, kunjungan Distan Makassar dilakukan pada dua balita yaitu Muh Alfatah dan Muhammad asva.

“Mereka berdua terus mengalami kenaikan berat badan semenjak dilakukan penyaluran rutin yang dilakukan oleh Distan kota Makassar,” tandasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakor Pengolahan Sampah di Makassar, Perkuat Komitmen Raih Adipura

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengolahan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (23/04/2026).

Rakor tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan diikuti para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menegaskan bahwa indikator untuk meraih penghargaan Adipura sangat ketat, sehingga diperlukan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya tahu betul para wali kota dan bupati memahami betapa pentingnya kebersihan. Oleh karena itu, kita sepakati bersama untuk memperkuat komitmen dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penanganan sampah tidak hanya berfokus pada hilir, tetapi juga harus dimulai dari hulu, yakni dari rumah tangga melalui pemilahan sampah.

Lebih lanjut, Jufri mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur melalui Gerakan ASRI sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah terpadu. Selain itu, pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) juga akan terus dilanjutkan.

Sementara itu, Bupati Irwan Bachri Syam menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengolahan sampah yang menuntut keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami terus mendorong pengolahan sampah yang dimulai dari memilah sampah rumah tangga. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif dari masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan pengolahan sampah dan KIE oleh para wali kota dan bupati. Penandatanganan ini disaksikan oleh Sekda Provinsi Sulawesi Selatan serta Deputi PPI-TKNEK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

Continue Reading

Trending