Connect with us

Prestisius….!! Belum Setahun Menjabat, Direksi PDAM Makassar Sudah Catatkan Laba Positif.  

Published

on

Kitasulsel, Makassar-–Ini baru namanya prestasi, Perumda Air Minum Kota Makassar dalam sepanjang sejarah perjalanannya sejak didirikan 98 tahun silam, baru pertama kali ini tercatat dapat menyelesaikan akumulasi saldo laba yang negatif menjadi positif.

Dalam catatannya, angka terakhir saldo laba negatif per 31 Desember 2021 sebesar Rp5.935.103.523 telah berhasil diselesaikan oleh pihak manajemen dalam hal ini Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar yang notabene belum genap setahun dilantik menjadi Direksi yang definitif.

Kantor Akuntan Publik (KAP) Mohammad Sunusi & Rekan melaporkan bahwa manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar telah berhasil membukukan kinerja laba setelah melalui proses audit positif sebesar Rp27.002.103.577 sehingga saat ini Perumda Air Minum Kota Makassar telah memiliki posisi saldo laba positif setelah audit sebesar Rp21.067.001.054.

Dengan hasil Audit tersebut, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, jika saldo laba negatif telah tertutupi maka BUMD telah dapat membentuk saldo dana cadangan. Beni Iskandar selaku Direktur Utama menyampaikan rasa syukurnya karena selama ini catatan yang saldo negatif sudah bisa menjadi positif, “tentunya ini merupakan cambuk bagi kami untuk bekerja lebih keras lagi dan akan terus meningkatkan pendapatan untuk membantu Pemerintah Kota yang tentunya juga setoran dividen kita akan meningkat seiring bertambahnya pendapatan”, tutur Beni.

Selanjutnya, Kantor Akuntan Publik merekomendasikan Perumda Air Minum Kota Makassar untuk membentuk dana carangan dengan memperhatikan beberapa hal diantaranya Dasar Hukum Perusahaan terkait angka presentase pembentukan dana cadangan juga merekomendasikan untuk melakukan perubahan AD/ART Perusahaan dengan menggunakan Surat Keputusan Kepala Daerah atau Peraturan Kepala Daerah serta Kebijakan Akuntansi terkait dengan pembentukan dana cadangan, tutur Mohammad Sanusi dalam laporannya dihadapan Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Makassar.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kakanwil Kemenhaj Sulsel Lepas Umrah Akbar PT Annur Maarif, Apresiasi Layanan dan Konsistensi Pendampingan Jamaah

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR—Semangat melayani tamu Allah kembali ditunjukkan PT Annur Maarif dengan memberangkatkan rombongan Umrah Akbar perdana musim Haji dan Umrah 1447 Hijriah/2026. Pelepasan jamaah berlangsung khidmat di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (24/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag., M.A.

Dalam sambutannya, H. Ikbal Ismail menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Annur Maarif beserta Jenewa Rabbani Wisata (JRW) yang dinilai telah menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan pelayanan umrah dan haji yang profesional serta terpercaya bagi masyarakat Sulawesi Selatan maupun Indonesia.

Menurutnya, nama PT Annur Maarif telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan penyelenggaraan ibadah umrah dan haji di Sulawesi Selatan karena rekam jejak pelayanan yang terus dijaga dari tahun ke tahun.

“Bicara umrah dan haji untuk wilayah Sulawesi Selatan tentu tidak lepas dari nama PT Annur Maarif. Pondasinya kuat di haji dan umrah. Mulai dari pelayanan, kemudahan proses, hingga kepastian keberangkatan dan kualitas hotel menjadi hal yang selalu dikenang oleh setiap jamaah Annur. Ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar H. Ikbal Ismail.

Ia berharap PT Annur Maarif tidak hanya mempertahankan reputasi yang telah dibangun, tetapi juga terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan di tengah semakin tingginya harapan masyarakat terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

“Kami berharap fondasi yang selama ini menjadi kekuatan PT Annur Maarif tetap dipertahankan. Jadikan kepercayaan jamaah sebagai amanah yang terus dijaga melalui pelayanan terbaik, pendampingan yang maksimal, serta komitmen menghadirkan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Annur Maarif Cabang Makassar, H. Muhammad Yasmar M. Yapid, menjelaskan bahwa keberangkatan Umrah Akbar kali ini menjadi pembuka musim umrah 1447 Hijriah dengan antusiasme jamaah yang sangat tinggi.

Ia mengungkapkan, rombongan akan diterbangkan menggunakan dua maskapai nasional, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air, dengan penerbangan langsung dari Makassar menuju Jeddah.

“Jamaah Umrah Akbar perdana kita terbangkan menggunakan dua maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air. Insyaallah seluruh jamaah akan berangkat langsung dari Makassar menuju Jeddah. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar perjalanan ini berjalan lancar dan seluruh jamaah diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan ibadah,” kata Yasmar.

Grup Umrah Akbar yang dijadwalkan berangkat Sabtu pagi, 25 Juli 2026, akan langsung menuju Kota Jeddah sebelum melanjutkan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Yasmar juga menyampaikan bahwa hanya dua hari sebelumnya, PT Annur Maarif telah lebih dahulu memberangkatkan jamaah grup 23 Juli 2026 yang saat ini telah tiba dengan selamat dan menjalankan rangkaian ibadah di Kota Madinah.

Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi PT Annur Maarif untuk terus menjaga kualitas layanan pada setiap keberangkatan.

Sepanjang Juli 2026, PT Annur Maarif bersama JRW dijadwalkan memberangkatkan empat grup jamaah menuju Tanah Suci dengan total sekitar 1.000 jamaah. Capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara umrah yang mengedepankan kepastian keberangkatan, pelayanan prima, serta pendampingan menyeluruh sejak proses persiapan hingga kepulangan jamaah ke Tanah Air.

Dengan dimulainya musim umrah 1447 Hijriah, PT Annur Maarif menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra perjalanan ibadah yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan jamaah, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu penyelenggara umrah dan haji terbesar di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending