Connect with us

Jalan Santai, Kodim 1420 Sidrap Ajak Masyarakat Untuk Hidup Sehat

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Jalan Sehat 10 K setiap Pagi (Keliling Stadion) merupakan kegiatan yang dilakukan Kodim Sidrap dalam mengajak masyarakat untuk hidup sehat sebanyak 10 K (Keliling) di dalam Stadion Ganggawa Jalan Wolter Monginsidi, Kel. Lekessi, Kec. Maritengngae, Kab. Sidrap, (23/02/23).

Jalan sehat merupakan media berkumpul, olahraga ringan yang menyehatkan serta sangat efektif dalam membangun komunikasi dan kebersamaan antara personil Kodim 1420/Sidrap dengan masyarakat dengan cara meengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui jalan santai sebanyak 10 K (Keliling) Stadion Ganggawa.

Berjalan kaki membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta memperlancar sirkulasi darah.

Berjalan kaki membantu mencegah pikun, mengurangi risiko Alzheimer dan memperbaiki kesehatan mental dengan mengurangi stres mental dan menjaga kadar endorfin tinggi dalam tubuh.

Kegiatan tersebut sesuai petunjuk pimpinan dalam hal ini Danrem 141/TP dan Bapak Pangdam XIV/Hsn, dengan slogan 6K “Dihati Kita” yakni Karakter, Kapabilitas, Kontemporer, Kekompakan, Kesemestaan dan Kerakyatan.

Dimana pada Poin Ke-6 yakni Kerakyatan yang dimana makna dari Kerakyatan adalah Kita dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat, apa yg kita lakukan untuk rakyat.

Keberadaan kita harus bersama-sama rakyat, karena bagaimanapun TNI adalah rakyat, dan harus bisa bermanfaat untuk rakyat, jadi kita harus dicintai dan mencintai rakyat.

Di tengah tengah kegiatan Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE., M.I.Pol. menjelaskan bahwa Kegiatan itu sebagai salah satu upaya yang dilakukan Kodim 1420 Sidrap mengajak masyarakat untuk menjaga hidup tetap sehat.

” Giat ini juga mempererat silaturahmi antar anggota Kodim 1420/Sidrap dengan masyarakat Kabupaten Sidrap’. Jelasnya.

“Kita harus sering melaksanakan olahraga walaupun hanya sebentar yang penting bisa keluar keringat, jadi setiap prajurit wajib menjaga kondisi kesehatannya begitupun dengan masyarakat binaan atau disekitar kita, sebab di dalam tubuh yang sehat akan terdapat jiwa dan mental yang kuat, juga dengan badan yang sehat kita akan melaksanakan tugas dengan baik”. Ungkapnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

DP3A Terima Kunjungan Edukatif Siswa SDIT Al Bina Tomoni

Published

on

Kitasulsel–Tomoni Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menerima kunjungan edukatif (field trip) dari siswa-siswi SDIT Al Bina Tomoni yang dilaksanakan di Aula Kantor DP3A, Rabu (21/01/2026).

Kunjungan tersebut diikuti oleh 79 peserta didik kelas VI SDIT Al Bina Tomoni. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas DP3A, Masdin, Kepala Bidang Kesetaraan Gender, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Hj. Dra. Hj. Sakira, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Al Bina Tomoni, Asriyani.

Field trip ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada peserta didik mengenai peran dan fungsi pemerintah daerah, khususnya dalam bidang sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. Para siswa mendapatkan penjelasan langsung terkait tugas dan layanan DP3A melalui penyampaian materi yang edukatif, komunikatif, serta disesuaikan dengan usia anak sekolah dasar.

Dalam kesempatan tersebut, DP3A menjelaskan perannya sebagai “Tiang Rumah” dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, terutama dalam perlindungan perempuan dan anak, pemenuhan hak anak, serta penguatan kesetaraan gender. Selain itu, disampaikan pula pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan UPTD PPA dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Masdin, menyampaikan bahwa kegiatan field trip ini merupakan bagian dari upaya edukasi publik kepada anak-anak sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa pemerintah hadir untuk melindungi perempuan dan anak. Harapannya, anak dapat memahami hak dan kewajibannya serta berani melapor apabila mengalami atau melihat tindak kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT Al Bina Tomoni, Asriyani, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.

“Kunjungan ini sangat bermanfaat karena anak-anak dapat belajar langsung mengenai tugas pemerintah, khususnya dalam perlindungan perempuan dan anak, dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, pengenalan layanan perlindungan perempuan dan anak, serta edukasi mengenai sikap saling menghormati, pencegahan perundungan, dan keberanian untuk melapor apabila terjadi kekerasan.

Continue Reading

Trending