Connect with us

Danny Pomanto Sebut Rakernas APEKSI Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi dan Bukti Makassar Kota Makan Enak  

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Sekira 98 Pemerintah Kota (Pemkot) se-Indonesia akan hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2023 di Makassar.

Diketahui, lawatan akbar itu direncanakan digelar pada Juli mendatang. Makassar yang didaulat sebagai tuan rumah pun terus mempersiapkan diri dalam gelaran nasional ini.

Malam tadi, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Ketua APEKSI bersama Dir Eksekutif menggelar rapat persiapan di kediamannya Jl Amirullah, Rabu, (1/02/2023).

Dirinya tengah mematangkan persiapan. Apalagi, perhelatan besar ini dinilai dapat memicu pemulihan ekonomi. Makassar pula akan membuktikan kepada seluruh Pemkot tentang branding Makassar Kota Makan Enak.

Posisi Pemkot Makassar, kata dia, sangat bagus karena makin menambah kepercayaan publik untuk melaksanakan agenda dengan skala internasional dan nasional di Makassar.

“Terutama setelah pandemi, pemulihan ekonomi kita terus berjalan dan kita akan banyak jadi tuan rumah agenda nasional dan internasional. Ada juga ASEAN Architect Congress, agenda otonomi daerah pada April dan lainnya,” kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto.

Pastinya, efek ikutan dari agenda ini akan banyak. Seperti Makassar menjadi destinasi, pusat pelaksanaan konvensi nasional dan internasional atau MICE.

Pun, dari sisi pendapatan sejalan dan berkaitan dengan branding Makassar Kota Makan enak. “Kita buktikan nanti dan kasih lihat ke Pemkot lainnya bahwa Makassar Kota Makan Enak,” ucapnya.

Ujungnya berdampak pada pendapatan pajak restoran dan lainnya. Jadi efeknya nyata.
Untuk sementara, kata dia, alternatif lokasi Expo APEKSI akan digelar di CPI, sementara pelaksanaan forumnya di Upperhills. Namun lokasi itu belum fiks karena masih akan didiskusikan kembali.

Kabag Kerja Sama Makassar Zulfitra mengatakan pihaknya membicarakan berkaitan lokasi acara juga rencananya launching resmi seperti apa agenda resmi APEKSI di Makassar pada Februari atau Maret.

Termasuk, kata dia, bahwa Pak Wali mengarahkan agar meminta semua pihak berkoordinasi dalam pelaksanaan ini. Pasalnya ada beberapa agenda khas Makassar yang menjadi gaungnya.

Seperti, Youth Forum; pemuda milenial, juga ada Pawai Budaya, Pagelaran Karnaval hingga Kampanye Lingkungan.

“APEKSI ingin ada kampanye zero waste atau tidak adanya sampah plastik yang akan tinggal. Tetapi kita sudah sampaikan bahwa F8 kemarin sudah dilakukan. Jadi rencananya gerakannya lebih besar lagi, tidak hanya sampah plastik bahkan non plastik pun akan didaur ulang,” ucapnya.

Ia menyebut, rangkaian kegiatan APEKSI ada Ekspo, Karnaval, dan sebagainya. Pasca Acara ini pihaknya akan menutup gebyarnya dengan F8.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

UNM dan Pemkab Sidrap Teken MoU Strategis, Perkuat SDM hingga Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (17/4/2026).

Kesepakatan tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berfokus pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, optimalisasi potensi daerah, serta pelestarian seni dan budaya lokal.

Prosesi penandatanganan berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNM, Farida Patittingi, serta Dekan Fakultas Seni dan Desain UNM, Andi Ihsan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Nene Mallomo.

“Saya bercita-cita 10 hingga 15 tahun ke depan, orang Sidrap kembali melahirkan banyak profesor. Selama lima tahun ke depan, saya akan berusaha maksimal meningkatkan jumlah cendekiawan asal daerah kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama tersebut tidak boleh berhenti sebatas dokumen formal, melainkan harus diwujudkan melalui implementasi nyata di berbagai sektor, termasuk kesehatan.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap telah menyerahkan data lima calon dokter untuk mengikuti program kerja sama dengan UNM.

“Saya ingin ilmu dari mahasiswa UNM ditransfer langsung ke masyarakat. UNM memiliki reputasi yang sangat bagus dalam hal pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemkab Sidrap dalam membangun sinergi dengan dunia akademik.

Sebagai lembaga pendidikan, UNM berkomitmen untuk ikut memecahkan berbagai problematika di daerah, khususnya di sektor pendidikan, termasuk tantangan angka putus sekolah.

“Kami akan memaksimalkan program KKN dan skema lainnya untuk meningkatkan literasi masyarakat. Di Sidrap, terdapat perpaduan pendekatan yang baik, dan UNM siap berkontribusi secara spiritual maupun edukatif untuk mengajak anak-anak kembali bersekolah,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap mampu menjawab tantangan pendidikan di Kabupaten Sidrap sekaligus melahirkan generasi unggul yang berdaya saing global di masa depan.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran dekan UNM, pimpinan kampus UNM Parepare, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending