Connect with us

Pamit di Dinas Pendidikan Kota Makassar , Fatmawati Rusdi Apresiasi Kinerja Pegawainya

Published

on

Kitasulsel–MakassarAkhir masa jabatan, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, silaturahmi dan berpamitan ke OPD lingkup pemerintah Kota Makassar. Di awali dengan mengunjungi Dinas Pendidikan Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kinerja seluruh pegawai/staf, ASN maupun laskar pelangi yang tergabung di Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Tanpa peran dari kita semua, Pendidikan di Kota Makassar ini tidak Sukses ini ” ujarnya, Kamis (2/11/2023), dipelataran Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Selain itu, Fatmawati Rusdi mengingatkan agar seluruh yang bertugas dapat terus melaksanakan tugas sepenuh hati, “Lakukan pelayanan sepenuh hati, dan sesuai dengan SOP,” lanjutnya.

Selepas dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, Fatmawati mengunjungi Akan ke Dinas Sosial Fatmawati Rusdi kembali menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pegawai,sehingga mampu membawa Makassar selama 2 tahun berturut-turut meraih WTP.

“Rekan-rekan Dinas Pendidikan Kota Makassar serasa telah menjadi keluarga sendiri, karena seringnya koordinasi. “Pendidikan ini seperti urat nadi bagi Pemkot Makassar, karena kesuksesan seluruh program kerja tidak lepas dari monitoring, pantauan, pendampingan, dan pengawasan dari rekan-rekan Dinas Pendidikan Kota Makassar,” tuturnya.

Selain menyampaikan apresiasi, kunjungan silaturahmi ini juga dimanfaatkan oleh Wakil Wali Kota Makassar, untuk meninjau kondisi fasilitas dan infrastruktur kantor, sebagai tempat pelayanan masyarakat.

“Tentunya kita ingin mengupayakan kenyamanan bagi masyarakat, apalagi ini adalah kantor pelayanan publik,” tuturnya.

Fatmawati Rusdi juga menyampaikan tentang masih banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan. “Waktu hampir tiga tahun bersama terasa sangat singkat, saya merasa berat meninggalkan karena masih banyaknya tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan untuk masyarakat,” tuturnya.

Namun, karena momentum kontestasi yang telah terjadwal, mengharuskan dirinya mundur dari jabatan saat ini, dan berharap dapat kembali untuk masyarakat Kota Makassar dalam bentuk pengabdian yang lebih luas.

Tidak berhenti disitu, Fatmawati Rusdi melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Dinas Sosial Makassar.

Kunjungan silaturahmi sekaligus ajang pamit Wakil Wali Kota Makassar, didampingi oleh Asisten 3, Mario Said, dan disambut hangat oleh Kepala Dinas masing-masing OPD.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending