Connect with us

Camat Tallo Terima Kunjungan Studi Tiru Kecamatan Polewali Sulawesi Barat

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Hari ini pemerintah Kecamatan Tallo mendapat kunjungan dari Pemerintah Kecamatan Polewali Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka studi tiru

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Polewali Syarifuddin Wahab didampingi ketua TP PKK Kecamatan Polewali dan sekcam Polewali. Serta memboyong lurah dan stafnya.

Kedatangan Camat Polewali dan rombongan disambut hangat oleh Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin S. STP, MSi di Ruangannya, Kamis 15/06/2023

Didampingi Sekcam Tallo Nimbrod Sembeh dan 15 Lurah se Kecamatan Tallo, Alamsyah Sahabuddin memaparkan program program pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar dihadapan para tamunya

Ada benerapa program Kecamatan Tallo yang menjadi perhatian, dan mendapat apresiasi dari Camat Polewali, yaitu program pencapaian target PAD, Inovasi Tallasa, Penanganan Stunting pada anak, Lorong Wisata dan Lorong binaan PKK

“Luar biasa program program di Kecamatan Tallo, apa yang kita dapatkan disini tentunya suatu yang sangat bermanfaat dan dapat ditiru oleh pemerintah Kecamatan Polewali,”tutur Syarifuddin

Selanjutnya Syarifuddin serta rombongan mengunjungi dan mengexsplorasi Lorong Binaan PKK yang terletak di Jalan Sinassara Kelurahan Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo

“Setelah kami berkunjung di lorong binaan PkK Kecamatan Tallo tentunya banyak hal baru yang saya temukan diantarannya Barcode lorong, Tanaman Micro Green, UMKM lorong, Bank Sampah, UP2K dan sistem dasawisma,” tutur Ketua TP PKK Kecamatan Polewali Hj Masni Syarifuddin.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending