Connect with us

Gunakan Mobil Patroli, Fatmawati Rusdi Pantau Gerakan Bersih Taman Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memantau gerakan bersih taman kota yang berlokasi di sepanjang jalan poros Metro Tanjung Bunga, Sabtu (10/06/2023).

Sejak pukul 05.30 Wita, Fatmawati Rusdi telah berada di titik lokasi awal yakni di depan jajaran ruko dan perumahan Rolling Hills. Dengan menggunakan mobil patroli kota, ia mengitari lokasi bersih-bersih taman yang berjarak sekitar 2 KM.

Fatmawati Rusdi memastikan setiap ranting maupun dahan kering yang telah dipangkas segera diangkut dengan menggunakan truk pengangkut sampah agar tidak menghalangi arus lalu lintas.

“Setelah dipangkas, segera angkut, parkir kendaraan gunakan hanya satu sisi, kiri atau kanan saja, agar tidak terlalu menutupi badan jalan,” ujarnya menghimbau seluruh petugas kebersihan yang sedang membersihkan taman kota.

Selain dilakukan pemangkasan, pemotongan rumput, juga dilakukan penanaman pohon di beberapa taman yang masih terlihat kosong.

Gerakan bersih taman kota melibatkan beberapa OPD, yang berkoordinasi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota, diantaranya Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Dinas Perhubungan, Kecamatan, dan juga Satpol PP, serta Dinas PU.

“Esok masih akan kita lanjutkan lagi, menjadi komitmen kita bersama untuk wujudkan Makassar kota yang nyaman dan bersih, taman-taman kota harus tertata dengan rapi,” ujarnya.

Diakhir kegiatan, wujud apresiasi Fatmawati Rusdi atas semangat yang telah ditunjukkan oleh seluruh petugas orange dan satgas lainnya yakni dengan memberikan doorprize, dan disambut dengan kebahagiaan seluruh satgas.

Keakraban dan keceriaan serta semangat terpancar dari wajah mereka, panas yang cukup terik tidak menyurutkan semangat untuk bersama Wakil Wali Kota Makassar menata taman kota di sepanjang Metro Tanjung Bunga.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending