Connect with us

Camat Wajo Tidak Kenal Waktu Libur, Terus Pantau Aktivitas Kebersihan

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR — Camat Wajo, Hamna Faisal terlihat sibuk memonitoring wilayah kecamatan Wajo dari kebersihan. Tak kenal waktu libur, camat yang dikenal hobi bersepeda itu kembali memantau aktifitas satgas kebersihan di wilayah kerjanya.

Camat Hamna terlihat sibuk memantau bongkar muat sampah, memantau petugas kebersihan yang mengoperasikan fukuda malam, aktifitas armada angkut di zona utara dan selatan kecamatan Wajo, Minggu, (14/5/2023) malam.

Dalam kegiatannya tersebut, Camat Hamna terlihat sangat aktif dan semangat dalam melakukan monitoring kebersihan di wilayah kecamatan Wajo.

Ia terlihat bersemangat memberikan motivasi dan arahan kepada para petugas kebersihan yang bertugas di wilayah tersebut, serta memberikan apresiasi kepada mereka yang telah bekerja dengan baik dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selama akhir pekan, Camat Hamna menghabiskan waktunya bersama para petugas kebersihan di kecamatan Wajo. Ia gemar berbaur bersama para satgas kebersihan kecamatan Wajo.

Memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka dalam menjalankan tugas mereka. Ia juga terlihat sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan, dan memastikan bahwa tugas-tugas kebersihan di wilayah kecamatan Wajo berjalan dengan baik.

“Kami harus memastikan bahwa kebersihan lingkungan tetap terjaga dengan baik, karena hal ini sangat penting untuk pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Hamna.

Dalam kegiatan monitoring kebersihan tersebut, Camat Hamna juga memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan petugas kebersihan pada malam hari.

Ia memantau aktifitas petugas kebersihan yang mengoperasikan fukuda malam.

Hamna memberikan arahan kepada mereka dalam menjalankan tugasnya. Ia juga memastikan bahwa armada angkut sampah di zona utara dan selatan kecamatan Wajo berjalan dengan baik.

Dia berharap, kinerja petugas kebersihan di wilayah kecamatan Wajo dapat lebih optimal dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, diharapkan masyarakat juga dapat turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama.

Camat Hamna juga mengajak masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, serta mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama.

“Kami berharap bahwa masyarakat dapat turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah kecamatan Wajo,” tutupnya. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending