Connect with us

Hadirkan Ustadz Yogi Riyadi, PKK Sulsel Gelar Kajian Ramadan Bersama Anak-anak Andalan

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Kajian Ramadan Bersama Anak-anak Andalan, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu, 2 April 2023. Kajian ini menghadirkan penceramah Ustadz Yogi Riyadi.

Ketua Bidang I PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Amelia, mengatakan, berpuasa di Bulan Ramadan merupakan kewajiban umat muslim dan perlu diajarkan kepada anak-anak. Tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu berupa amarah.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.

Ustadz Yogi dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya berpuasa di Bulan Ramadan. Di bulan yang penuh berkah ini, umat muslim fokus beribadah. Bahkan hampir semua masjid penuh oleh umat muslim yang melakukan salat tarawih.

“Salah satu yang diwajibkan bagi umat muslim adalah berpuasa di Bulan Ramadan, agar manusia lebih bertaqwa,” ujarnya.

Anak-anak yang hadir nampak antusias mendengarkan ceramah dari Ustadz Yogi. Kajian yang digelar secara hybrid ini diikuti anak-anak dari berbagai sekolah dasar secara offline. Diantaranya murid Sekolah Impian yang rata-rata merupakan anak pemulung. (*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending