DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Audiensi dengan Kementerian PKP, Usulkan Program Bedah Rumah untuk Warga
Kitasulsel–JAKARTA – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan rumah sehat dan layak huni, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Rabu (22/4/2026).
Audiensi yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berlangsung di Ruang Rapat Sesditjen TKPR, Wing 4, Gedung A1 Kementerian PKP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Rombongan Pemkab Luwu Timur disambut oleh Direktur Penyiapan Lahan serta Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Kawasan Permukiman, Indra Gunawan, bersama Kasubid Direktorat Bangkim (Pengembangan Permukiman), Ridwan Dibya Sudarta.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat terkait program bantuan bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Luwu Timur, khususnya di kawasan permukiman kumuh yang masih membutuhkan perhatian serius.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab Luwu Timur menyampaikan harapan agar program bedah rumah dapat segera direalisasikan guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan permukiman yang lebih sehat dan layak huni.
“Kami sangat berharap dukungan penuh dari Kementerian PKP agar program bedah rumah ini dapat segera direalisasikan di Kabupaten Luwu Timur. Masih banyak masyarakat kami yang membutuhkan hunian layak, khususnya di kawasan permukiman kumuh,” ujar Bupati Irwan Bachri Syam.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Kabupaten Luwu Timur direncanakan akan menerima bantuan bedah rumah sebanyak 300 unit. Program ini akan melalui tahap verifikasi pada Mei 2026, dengan pelaksanaan fisik dijadwalkan mulai Juni 2026.
“Dengan adanya bantuan ini, kami optimistis kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan program ini berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tambah Irwan.
Turut mendampingi Bupati dalam audiensi ini, Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid; Kepala Dinas Perkimtan, H. Bahri Suli; serta Plt. Kepala Dinas PUPR Luwu Timur, Yusran bersama sejumlah pejabat terkait lainnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat semakin kuat dalam mewujudkan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Luwu Timur.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Wujudkan Senyum Sehat Anak Lewat Program Healthier Smile Phase 8
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) memperkuat kolaborasi strategis guna mewujudkan senyum sehat anak melalui program Healthier Smile Phase 8.
Sinergi ini melibatkan Save the Children (STC), Celosia Marennu Indonesia, serta Mars Snacking Foundation. Kegiatan kick off Phase 8 dirangkaikan dengan rapat pembentukan Working Group berlangsung di Aula Bapperida Luwu Timur, Malili, Rabu (29/04/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Aini Endis Anrika, saat membuka acara menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program Healthier Smile ini merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah sangat krusial untuk memastikan standar kesehatan anak-anak sekolah terpenuhi secara merata,” ujarnya.
Ia berharap program ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan masif yang mampu mengubah perilaku hidup sehat anak secara berkelanjutan.
Sementara itu, Program Manager STC, Robert Nufninu, menjelaskan bahwa Phase 8 tidak hanya berfokus pada kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memperkuat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
“Melalui penguatan UKS, kita memastikan promosi kesehatan dilakukan secara intensif agar pola hidup sehat dapat diterapkan secara konsisten oleh para siswa,” jelasnya.
District Coordinator STC, Rina Zulwiyati, menambahkan bahwa cakupan sekolah dampingan terus meningkat. Dari 21 sekolah pada Phase 7, kini bertambah menjadi 25 sekolah pada Phase 8, terdiri dari 2 SLB, 2 madrasah, dan 21 SD negeri.
Program Healthier Smile sendiri merupakan gerakan berbasis sekolah yang mengintegrasikan promosi kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) serta edukasi pelestarian lingkungan bagi anak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kementerian Agama Luwu Timur, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta tim pelaksana dari STC dan Celosia.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Luwu Timur berharap mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login