Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur Buka TC Kafilah MTQ, Matangkan Persiapan Menuju MTQ Sulsel 2026

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Ramadhan Pirade, mewakili Bupati secara resmi membuka kegiatan Training Center (TC) Kafilah Kabupaten Luwu Timur untuk persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, pada Ahad (5/4/2026). TC tersebut menjadi bagian dari upaya maksimal dalam mempersiapkan para kafilah menghadapi ajang dua tahunan yang tahun ini akan digelar di Kabupaten Maros pada 10 hingga 18 April 2026.

Dalam sambutannya, Ramadhan Pirade menegaskan bahwa Training Center merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesiapan peserta, baik dari sisi kemampuan teknis maupun pembentukan karakter.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Dorong Perusahaan Terapkan WFA Jelang Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

“Training Center ini adalah wadah pembinaan yang sangat penting, bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam membaca, menghafal, memahami, dan menafsirkan Al-Qur’an, tetapi juga untuk membentuk karakter, mental, dan akhlak para kafilah sebagai duta Qur’ani,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat memperoleh lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an, sehingga mampu tampil maksimal di ajang MTQ tingkat provinsi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Training Center ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi kita semua dalam perjalanan menuju keunggulan dalam membaca Al-Qur’an,” tambahnya.

BACA JUGA  Luwu Timur Raih UHC Awards Kategori Utama, Satu-satunya Kabupaten di Sulsel Capai UHC Paripurna

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Luwu Timur, Amran Akmal, dalam laporannya menyampaikan bahwa TC merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam mempersiapkan duta terbaik daerah.

Ia menjelaskan, fokus utama kegiatan ini meliputi pemantapan kualitas bacaan, hafalan, serta wawasan keilmuan Al-Qur’an, sehingga peserta memiliki kesiapan matang dan mental juara untuk berkompetisi di tingkat provinsi.

“Training Center ini diikuti sebanyak 55 peserta dengan didampingi 12 orang pembimbing dan akan berlangsung hingga 7 April 2026,” jelas Amran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dewan hakim nasional dan provinsi selaku pelatih TC Luwu Timur, perwakilan Kementerian Agama Luwu Timur, para kepala OPD, asisten dan staf ahli, para camat, pengurus LPTQ, serta seluruh kafilah Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  Jendela Dunia Disabilitas”, Terobosan Disdukcapil Luwu Timur Siap Bersaing di Forum Global
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Published

on

Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.

Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.

BACA JUGA  Pimpin Upacara HKN, Sekda Lutim Ingatkan Pegawai Disiplin Waktu

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Gedung Pemuda, Soroti Finishing yang Kurang Rapi

Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”.

“Seperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,” tandasnya.

Continue Reading

Trending