Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Buka Puasa Bersama Warga Desa Baruga, Tekankan Indahnya Berbagi dan Gotong Royong

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri acara buka puasa bersama warga Desa Baruga di Masjid Quba, Pasar Sentral Malili, Sabtu (21/02/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kebersamaan dengan Silaturahmi dan Indahnya Berbagi kepada Sesama” tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban di halaman masjid, dihadiri ratusan jamaah dan masyarakat sekitar.

Turut hadir Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Malili H. Hasimning, Kepala Desa Baruga, serta Ketua Pembangunan Masjid Quba, Abdurrahman.

Dalam sambutannya, Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan budaya gotong royong yang telah lama mengakar di masyarakat Luwu Timur.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Tutup Training Center Kafilah MTQ, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

“Berbicara tentang indahnya berbagi, saya teringat dengan kultur masyarakat Luwu Timur yang dikenal dengan semangat kegotong-royongannya. Saya senang sekali melihat kekompakan di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berbagi tidak selalu harus dalam bentuk materi yang besar. Hal-hal sederhana pun memiliki nilai ibadah yang tinggi.

“Berbagi tidak harus selalu dalam bentuk materi yang besar. Berbagi senyum kepada tetangga, berbagi lauk takjil kepada jamaah yang datang, atau sekadar membantu menyiapkan tempat berbuka, itu semua adalah keindahan yang luar biasa di mata Allah SWT,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap Masjid Quba semakin makmur dan menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat, sekaligus ruang mempererat silaturahmi antarwarga.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Gelar Safari Ramadan di Tomoni Timur, Santunan Anak Yatim hingga Bedah Rumah Disalurkan

Ia juga mendoakan agar Pasar Sentral Malili terus berkembang dan membawa keberkahan bagi para pedagang serta masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Irwan kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, termasuk pembangunan Masjid Quba di Desa Baruga.

“Melalui penguatan sistem One Data daerah agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran,” tutupnya.

Kegiatan buka puasa bersama diakhiri dengan doa bersama dan santap berbuka yang semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP), digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 April 2026, di Aula Sikumbang, Kecamatan Tomoni.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Disdagkop UKMP, Rabu (8/4/2026). Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Camat Tomoni, Wahyuddin, jajaran Disdagkop UKMP, serta dua narasumber yakni Kamaruddin dan Andi Saheria dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Disdagkop UKMP menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membenahi sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi di Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Irwan Siap Launching Arus Balik di Terminal Malili

Ia menilai, koperasi memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, sehingga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan pemahaman yang memadai.

“Melalui diklat ini, kami ingin memastikan para pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial yang baik, memahami prinsip-prinsip koperasi, serta mampu mengembangkan usaha secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini dengan maksimal. Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan dan komitmen para pelaku di dalamnya.

“Ikuti kegiatan ini dengan serius, aktif berdiskusi, dan jadikan sebagai ruang belajar untuk memperbaiki tata kelola koperasi masing-masing agar lebih profesional ke depan,” pesannya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Tutup Training Center Kafilah MTQ, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi, Idiyana Sartian Umar, dalam laporannya menjelaskan bahwa diklat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait prinsip dan manajemen koperasi, sekaligus memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong koperasi agar tumbuh lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan, serta membangun jejaring kerja sama antar pelaku koperasi di daerah.

“Peserta berjumlah 30 orang, terdiri dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi,” ungkapnya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi perdana oleh Andi Saheria, yang membawakan materi terkait manajemen perkoperasian dan usaha simpan pinjam sesuai regulasi terbaru.

Melalui pelatihan ini, diharapkan koperasi-koperasi di Luwu Timur semakin profesional, adaptif, dan mampu menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati dan Wabup Luwu Timur Pastikan Arus Mudik Aman, Pos Ketupat Siaga di Jalur Strategis
Continue Reading

Trending