Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Kesbangpol Lutim Sosialisasikan Seleksi Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter dan Nasionalis

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu Timur menggelar sosialisasi Pelaksanaan Seleksi Calon Peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kesbangpol Luwu Timur, Jumat (20/02/2026).

Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kegiatan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Helmy Kahar, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Ismail, perwakilan puskesmas se-Luwu Timur, para Kepala Sekolah SMA/MA se-Kabupaten Luwu Timur, serta perwakilan TNI dan Polri.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Kunjungi Pertamina TBBM Palopo, Cari Solusi Kelangkaan BBM dan LPG

Dalam sambutannya, Salam Latief menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari siswa dengan postur ideal, melainkan juga menjaring generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, semangat nasionalisme, serta kesiapan mental dan fisik.

“Paskibraka adalah simbol kehormatan dan kebanggaan daerah. Karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan profesional,” ujarnya.

Syarat dan Ketentuan Peserta

Adapun persyaratan calon peserta Paskibraka Tahun 2026 antara lain merupakan pelajar kelas X (sepuluh) SMA/MA sederajat dengan usia minimal 16 tahun hingga 18 tahun, tidak buta warna, serta memenuhi ketentuan tinggi badan.

Untuk peserta perempuan, tinggi badan minimal 165 cm dan maksimal 175 cm. Sementara peserta laki-laki minimal 170 cm dan maksimal 180 cm. Selain itu, seluruh calon peserta wajib dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.

BACA JUGA  Fraksi DPRD Apresiasi Kinerja Pemkab Luwu Timur 2025, Beri Catatan Strategis dalam Rapat Paripurna

Melalui sosialisasi ini, seluruh sekolah diharapkan dapat mempersiapkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Kesbangpol Luwu Timur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, serta unsur TNI-Polri dalam mendukung kelancaran proses seleksi hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada upacara HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Published

on

Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.

Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal Usai Idulfitri 1447 H

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Sekda Luwu Timur Buka TC Kafilah MTQ, Matangkan Persiapan Menuju MTQ Sulsel 2026

Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”.

“Seperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,” tandasnya.

Continue Reading

Trending