Connect with us

NEWS

NasDem Sulsel Solid di Bawah Komando SAR, 24 Ketua DPD Kompak Hadiri Konsolidasi di Makassar

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR—Soliditas Partai NasDem Sulawesi Selatan semakin menguat di bawah komando Syaharuddin Alrif (SAR). Hal itu terlihat dalam konsolidasi pengurus DPW, DPD, serta Fraksi Partai NasDem se-Sulsel yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Jumat (13/2).

Sebanyak 24 Ketua DPD Partai NasDem kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan hadir lengkap dalam agenda tersebut. Kehadiran para pimpinan daerah itu menjadi penegasan bahwa struktur partai tetap kompak dan solid.

Konsolidasi ini merupakan yang pertama digelar di bawah kepemimpinan SAR sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulsel. Ia didampingi Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, serta dihadiri sejumlah kepala daerah dari kader NasDem.

Dalam arahannya, SAR menegaskan bahwa struktur partai di Sulawesi Selatan sudah terbentuk kuat hingga ke tingkat bawah. Ia mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan tetap fokus menjalankan agenda perjuangan partai secara konsisten.

BACA JUGA  Menag Tunjuk Dr. Bunyamin M. Yapid Dampingi Menteri Investasi pada Misi Strategis ke Arab Saudi

Menurutnya, kekuatan utama NasDem terletak pada soliditas struktur dan kerja kolektif seluruh kader. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk tidak terpecah dan tetap berada dalam satu barisan komando.

Selain penguatan struktur, konsolidasi juga membahas agenda sosial dan penguatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk optimalisasi program ambulans partai serta rencana roadshow ke 24 kabupaten/kota.

SAR menegaskan, konsolidasi akan terus dilakukan hingga tingkat kecamatan guna memastikan mesin partai tetap aktif dan responsif menghadapi agenda politik ke depan.

Dengan komitmen dan kekompakan 24 Ketua DPD, NasDem Sulsel menegaskan kesiapan untuk memperkuat posisi dan kembali menjadi kekuatan utama di Sulawesi Selatan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Waspada! Nama CEO PT Annur Maarif Bunyamin Yafid Dicatut untuk Penipuan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan digital yang mencatut nama tokoh publik. Kali ini, nama CEO PT Annur Maarif, Bunyamin Yafid, kembali disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan.

Modus yang digunakan terbilang rapi dan meyakinkan. Pelaku menghubungi sejumlah pihak melalui email (Gmail) dan aplikasi WhatsApp dengan mengatasnamakan pimpinan PT Annur Maarif. Dalam pesan tersebut, korban diminta untuk segera membuat grup WhatsApp perusahaan, mengganti nama grup sesuai identitas perusahaan, lalu mengirimkan kode QR grup melalui email.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga menyampaikan bahwa detail penambahan anggota akan diatur setelah dirinya bergabung ke dalam grup tersebut. Skema ini diduga menjadi pintu masuk untuk membangun kepercayaan sebelum melancarkan aksi berikutnya.

BACA JUGA  Lapor Ke RMS, PSI Wajo Konsisten Kawal Pemerintahan Andi Rosman - Baso Rahmanuddin

Setelah berhasil masuk ke dalam grup, pelaku kemudian mengirimkan pesan lanjutan yang lebih sensitif, yakni meminta informasi rekening bank perusahaan. Permintaan tersebut disertai alasan adanya pembayaran proyek yang harus segera diproses pada hari yang sama.

Pelaku berdalih proyek tersebut baru saja dinegosiasikan dan membutuhkan data rekening perusahaan untuk segera diteruskan kepada pihak terkait. Narasi ini sengaja dibangun untuk menciptakan kesan mendesak, sehingga calon korban tidak memiliki waktu untuk melakukan verifikasi.

Menanggapi hal tersebut, Bunyamin Yafid menegaskan bahwa seluruh pesan yang beredar tersebut bukan berasal dari dirinya.

“Bukan saya yang melakukan chat tersebut. Ada orang yang tidak bertanggung jawab memakai foto dan nama saya untuk melakukan hal ini,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA  Pelamar PPPK Tahap II Bisa Cek Hasilnya Secara Berkala

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak merespons atau menindaklanjuti pesan yang mengatasnamakan dirinya, baik melalui email maupun WhatsApp.

“Mohon jika mendapat pesan email atau chat WhatsApp seperti itu, jangan digubris karena itu bukan saya,” lanjutnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan siber semakin berkembang dengan memanfaatkan nama dan identitas tokoh publik untuk meyakinkan korban. Pelaku kerap menggunakan foto resmi, gaya komunikasi formal, hingga skenario yang tampak profesional untuk mengelabui target.

Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk selalu melakukan verifikasi berlapis terhadap setiap permintaan yang berkaitan dengan data sensitif, khususnya informasi keuangan. Setiap instruksi yang mencurigakan, terlebih yang bersifat mendesak, sebaiknya dikonfirmasi langsung melalui jalur resmi perusahaan.

BACA JUGA  433 Jamaah Umrah Annur Travel-JRW Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Siang Ini Diberangkatkan ke Sidrap

Kewaspadaan menjadi kunci utama. Di tengah derasnya arus digitalisasi, kehati-hatian dalam menerima informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Continue Reading

Trending