Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap yang Baru

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sidrap yang baru, Perimansyah, Selasa (27/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Sidrap ini turut dihadiri Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Sidrap, Fandy Anshary, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga menjadi momentum perkenalan Kepala Rutan Sidrap yang baru kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus selamat bertugas kepada Perimansyah di Kabupaten Sidenreng Rappang.

BACA JUGA  Apresiasi Respons dan Keterbukaan Pemkab Sidrap

“Selamat datang di Kabupaten Sidenreng Rappang. Semoga dapat menjalankan tugas dan amanah dengan baik serta memperkuat sinergi antara Rutan dan Pemerintah Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin.

Bupati juga berharap ke depan terjalin kerja sama yang semakin baik antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan pihak Rutan, khususnya dalam mendukung keamanan, ketertiban, serta pembinaan warga binaan.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Perimansyah, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Sidrap beserta jajaran.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan profesional serta membangun koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung keamanan, ketertiban, serta pembinaan warga binaan di Rutan Sidrap,” kata Perimansyah.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Watang Pulu, Syaharuddin Alrif: Saya Mau Sidrap Jadi Kabupaten Unggulan

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Rutan Kelas IIB Sidrap demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  Apresiasi Respons dan Keterbukaan Pemkab Sidrap

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Tegaskan Pembayaran Gaji Petugas Kebersihan Harus Tepat Waktu

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending