Connect with us

NEWS

Gandeng Perusahaan Transportasi Raksasa Saudi, PT Annur Travel Perkuat Layanan dengan Penambahan Armada

Published

on

KITASULSEL—MAKKAH — Komitmen Annur Travel dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah kembali dibuktikan melalui penambahan armada bus operasional di Arab Saudi. Tidak hanya itu, manajemen Annur Travel juga melakukan rebranding terhadap armada bus yang telah lebih dahulu beroperasi, sebagai bagian dari pembenahan layanan secara menyeluruh.

Co Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menegaskan bahwa peningkatan dan pembenahan layanan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mencakup seluruh aspek pelayanan jamaah, termasuk sarana transportasi di Tanah Suci.

“Pembenahan dan peningkatan layanan terus kami lakukan secara bertahap. Penambahan unit armada baru serta rebranding armada yang sudah ada merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dr. Bunyamin.

BACA JUGA  Kajian Diserahkan ke Kemendagri dan DPR, Usulan Luwu Raya Resmi Masuk Meja Pusat

Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil semata-mata ditujukan untuk kenyamanan jamaah.

“Semua ini demi kenyamanan jamaah. Tidak ada maksud lain, karena Allah dan untuk melayani tamu-tamu Allah,” tegasnya.

Kehadiran armada bus baru tersebut semakin menegaskan posisi Annur Travel sebagai pelopor layanan umrah dan haji yang terintegrasi di Arab Saudi. Sebelumnya, Annur Travel tercatat sebagai satu-satunya travel umrah asal Indonesia yang memiliki kantor cabang resmi di Saudi. Kini, Annur kembali mencatatkan sejarah sebagai travel yang memiliki armada bus pribadi khusus untuk operasional jamaah di Makkah dan Madinah.

Langkah strategis ini menjadi catatan spektakuler tersendiri dalam perjalanan Annur Travel. Peningkatan kualitas pelayanan yang konsisten tersebut terbukti berdampak positif terhadap meningkatnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji bersama Annur Travel.

BACA JUGA  Koordiv HPPH Bawaslu Sidrap Tanamkan Nilai Anti Suap Lewat Forum Dakwah Santri

Dengan berbagai inovasi dan penguatan layanan di Tanah Suci, Annur Travel terus meneguhkan posisinya sebagai penyelenggara perjalanan ibadah yang mengedepankan profesionalisme, kenyamanan, dan keberkahan dalam melayani jamaah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Pantai Losari Ditangkap, Sempat Konvoi Bawa Sajam

Published

on

Kitasulsel–Makassar,  – Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga di Pantai Losari. Para pelaku bahkan sempat melakukan konvoi di jalan raya sambil membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat korban tengah berada di kawasan Pantai Losari. Secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok pelaku dan langsung mengalami aksi kekerasan secara bersama-sama.

Korban dipukul berulang kali pada bagian wajah hingga mengalami luka di pelipis. Tidak hanya itu, korban juga dipaksa naik ke sepeda motor milik para pelaku dan dibawa berkeliling ke sejumlah lokasi di Kota Makassar, termasuk kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga dan sekitar Pantai Akkarena.

BACA JUGA  Marak Hoaks Loker Petugas Haji, Biro HKP: Waspada, Cek Infonya di Web dan Medsos Kemenag

Di lokasi-lokasi tersebut, aksi kekerasan kembali terjadi. Para pelaku secara bergantian terus melakukan pemukulan terhadap korban.

Aksi brutal ini akhirnya terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait konvoi geng motor yang membawa senjata tajam serta mengancam pengguna jalan.

Tim Unit 5 Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Wawan Suryadinata langsung bergerak melakukan pengejaran. Satu pelaku pertama berhasil diamankan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan kasus dan berhasil menangkap enam pelaku lainnya di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di sebuah penginapan di Jalan Lasinrang, Makassar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ketapel, mata busur, beberapa unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam.

BACA JUGA  Usut Pembakaran Gedung DPRD Makassar, Kapolda Sulsel: Potensi Tersangka Sudah Ada

Kanit Unit 1 Resmob Polda Sulsel, Arsyad Samosir, menyebut ketujuh pelaku tergabung dalam kelompok geng motor yang kerap melakukan penyerangan terhadap warga di sejumlah lokasi di Makassar.

“Ketujuh orang ini tergabung di suatu kelompok geng motor yang kadang melakukan penyerangan di suatu tempat atau ke warga setempat,” ujar Aiptu Arsyad Samosir.

Saat ini, ketujuh pelaku bersama barang bukti telah diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta jaringan kelompok geng motor yang lebih luas di wilayah tersebut.

Continue Reading

Trending