Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Hadiri Tudang Ade’ Peringatan HJL ke-758 dan HPRL ke-80

Published

on

Kitasulsel–Belopa – Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler menghadiri prosesi Tudang Ade’ (Musyawarah Adat) yang menjadi rangkaian utama dalam peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80. Kegiatan ini digelar di Gedung Salassae, Kompleks Istana Kedatuan Luwu, Selasa (21/01/2026).

Tudang Ade’ tahun ini mengusung tema “Singkerru Ininnawa Lipu Dimengede” yang bermakna mempererat persatuan dan tumbuh bersama di Tanah Luwu, sekaligus merajut kembali niat suci demi kemajuan negeri. Tema tersebut menjadi landasan untuk meneguhkan nilai kebersamaan, persaudaraan, serta memperkuat identitas budaya dan sejarah Tanah Luwu.

Kegiatan ini turut dihadiri perangkat adat, di antaranya Dewan Adat 12 Kedatuan Luwu, para tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah dari seluruh wilayah Tana Luwu, termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.

BACA JUGA  Sekda Luwu Timur Pimpin Upacara HKN, Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

Prosesi Tudang Ade’ berlangsung khidmat, di mana para pemangku adat, tokoh adat, dan kepala daerah duduk bersama mengenakan pakaian adat khas Luwu berupa Jas Tutu’ dan Songkok Recca, di hadapan Lamming atau pelaminan adat yang megah. Prosesi ini mencerminkan kuatnya nilai persatuan dan musyawarah yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Luwu.

Dalam Tudang Ade’ tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, antara lain penguatan nilai budaya melalui pelestarian tradisi Maddararing sebagai landasan pengambilan keputusan adat di Tana Luwu, penguatan sinergi antarwilayah guna mempererat silaturahmi antara Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, serta wilayah tetangga seperti Kolaka Utara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi sejarah untuk mengenang perjuangan Pahlawan Nasional Andi Jemma bersama rakyat Luwu dalam mempertahankan kemerdekaan pada peristiwa heroik 23 Januari 1946.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Dorong Perusahaan Terapkan WFA Jelang Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Tudang Ade’ sebagai wadah musyawarah adat yang sarat makna dan nilai luhur.

“Adat dan budaya merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat jati diri masyarakat Luwu di tengah perkembangan zaman,” ujar Wabup Puspawati.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa Tudang Ade’ bukan sekadar seremoni adat, melainkan forum strategis untuk merumuskan langkah bersama demi kesejahteraan masyarakat Tana Luwu ke depan. Menurutnya, setiap kebijakan dan arah pembangunan idealnya berakar pada musyawarah dan kearifan lokal.

“Kehadiran para pimpinan daerah di Istana hari ini menegaskan bahwa kita semua satu darah dan satu tujuan,” ungkapnya.

BACA JUGA  DPRD dan Pemkab Luwu Timur Kompak, Ribuan Siswa Terima Seragam Gratis di Awal Tahun Ajaran

Rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada 23 Januari 2026, dengan pelaksanaan upacara peringatan HPRL serta penganugerahan budaya yang rencananya dipusatkan di halaman Istana Kedatuan Luwu.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Luwu Timur dalam kegiatan tersebut, Asisten I Setda Luwu Timur Aini Endis Anrika serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Pimpin Rakor Kesehatan, Tegaskan Program Prioritas untuk Layanan Maksimal

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Irwan Bachri Syam menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala puskesmas dan jajaran Dinas Kesehatan guna membahas program prioritas di bidang kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Sorowako, Jumat (24/04/2026).

Dalam rapat tersebut, para kepala puskesmas menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta kendala yang dihadapi di masing-masing wilayah kerja. Menanggapi hal itu, Bupati Irwan langsung merespons dengan menyamakan persepsi bersama seluruh peserta terkait program-program strategis di sektor kesehatan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas, melainkan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kalau kita bergerak sesuai perencanaan, maka berbagai tantangan bukan menjadi persoalan. Kesehatan adalah prioritas utama kita sebagai fondasi dasar untuk produktivitas, kualitas hidup, dan stabilitas ekonomi,” tegasnya.

BACA JUGA  Jelang HUT ke-80 RI, Pemkab Lutim Bahas Rencana Teknis Upacara

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.

Di bidang infrastruktur, pemerintah daerah akan melakukan pembenahan dan peremajaan fasilitas puskesmas dengan melibatkan tenaga konsultan. Selain itu, berbagai program penguatan juga terus didorong, seperti Garda Sehat, layanan rujukan melalui penyediaan kendaraan antar-jemput pasien di rumah sakit dan puskesmas, program spesialis Juara, hingga optimalisasi program satu desa satu ambulans.

Bupati Irwan berharap seluruh program tersebut dapat dijalankan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Semua pemangku kepentingan harus berjalan bersama untuk menyukseskan program kesehatan di Luwu Timur,” jelasnya.

BACA JUGA  Damkar Luwu Timur Siap Gelar In House Training Damkar Satu Mei 2026

Sementara itu, Direktur RSUD I Lagaligo, Irfan, menekankan pentingnya penguatan program prioritas di bidang kesehatan.

Ia berharap rapat ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan semangat seluruh tenaga kesehatan, baik di rumah sakit maupun puskesmas, sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Luwu Timur.

Continue Reading

Trending