Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Pimpin Upacara Bulan K3 Nasional 2026 di PT Vale Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, memimpin langsung Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Area Parkir Main Office Plant Site PT. Vale Indonesia, Tbk., Senin (12/01/2026).

Peringatan Bulan K3 yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk melindungi pekerja, memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema: “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah dengan aktivitas pertambangan strategis nasional.

BACA JUGA  Silaturahmi & Buka Puasa Bersama, Irwan Sampaikan Program Prioritas untuk Warga Lutim di Makassar

Dalam amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan kerja.

“Ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi harus kita maknai sebagai komitmen bersama. Setiap kecelakaan kerja harus menjadi sinyal untuk memperbaiki sistem dan budaya kerja,” tegas Bupati Irwan.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi bagian dari kehidupan kerja sehari-hari, khususnya di lingkungan operasional PT Vale Indonesia yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Sistem yang baik harus dibarengi dengan perilaku kerja yang disiplin dan saling peduli. Melalui momentum Bulan K3 ini, mari kita perkuat komitmen menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas kerja,” lanjutnya.

BACA JUGA  Bupati Apresiasi Kejari Lutim dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa

Bupati Irwan juga mendorong seluruh pekerja dan mitra kerja untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, aktif melaporkan potensi bahaya, serta membangun budaya kerja yang saling mengingatkan dan saling melindungi.

“Keselamatan bukan hanya untuk hari ini, tapi tentang memastikan kita semua bisa pulang dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia, Tbk. atas komitmen dan capaian positif dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di wilayah operasionalnya.

“Kami dari Pemerintah Daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale atas capaian K3 yang terjaga dengan baik. Ini bukan hanya prestasi perusahaan, manajemen, dan karyawan, tetapi juga prestasi masyarakat Luwu Timur,” pungkasnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur, Pastikan Pekerjaan Rampung dan Sesuai Perencanaan

Mengakhiri amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap terus berkolaborasi dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut, khususnya PT Vale Indonesia yang dinilainya memiliki peran penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan Kabupaten Luwu Timur.

Upacara peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini diharapkan menjadi penguat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif demi keberlanjutan pembangunan daerah dan nasional.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Mangkutana Ramadhan Cup I Resmi Bergulir, 12 Tim Ramaikan Turnamen Sepak Bola di Luwu Timur

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bulan suci Ramadan tidak menjadi penghalang untuk tetap beraktivitas dan berolahraga. Semangat inilah yang melatarbelakangi digelarnya Turnamen Sepak Bola Mangkutana Ramadhan Cup I yang dipusatkan di Lapangan Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur.

Turnamen ini diikuti 12 tim sepak bola se-Kabupaten Luwu Timur yang akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp15 juta.

Menariknya, panitia menetapkan sejumlah persyaratan khusus bagi peserta. Seluruh pemain wajib ber-KTP Luwu Timur, beragama Islam, serta menjalankan ibadah puasa. Seusai pertandingan, panitia juga menyiapkan kegiatan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan antar pemain dan masyarakat.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora), Muhammad Safaat DP., Rabu (25/2/2026).

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur, Pastikan Pekerjaan Rampung dan Sesuai Perencanaan

Dalam sambutannya, Safaat menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya dimaknai sebagai bulan ibadah secara spiritual, tetapi juga momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta membangun energi positif di tengah masyarakat.

“Turnamen sepak bola ini adalah wujud nyata bahwa Ramadhan juga bisa menjadi ruang membangun karakter generasi muda, yaitu karakter yang sportif, disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana, para sponsor, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Turnamen Mangkutana Ramadhan Cup I dapat terselenggara dengan baik.

Kepada para pemain, Safaat berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, menampilkan permainan terbaik memang penting, namun menjaga persaudaraan dan kebersamaan jauh lebih utama.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur dan Luwu Utara Jalin Kerja Sama Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga turnamen ini berjalan lancar dan sukses. Mari kita jaga semangat persaudaraan dan sportivitas selama kompetisi berlangsung,” pungkasnya.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Mangkutana, perwakilan Kapolsek dan Danramil, perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Luwu Timur, para wasit, pemain, dan masyarakat Kecamatan Mangkutana yang antusias menyaksikan laga perdana.

Continue Reading

Trending