Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Siapkan Proses Pengaktifan Kembali Abdul Muis dan Rasnal sebagai ASN

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan proses administrasi pengaktifan kembali dua guru asal Luwu Utara, Abdul Muis dan Rasnal, sebagai aparatur sipil negara (ASN) sedang dipersiapkan menyusul rehabilitasi yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menyambut positif keputusan Presiden. Ia menegaskan, Dinas Pendidikan bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sudah menyiapkan seluruh langkah administrasi agar kedua guru tersebut bisa segera kembali bertugas.

“Alhamdulillah, kita bersyukur dan senang dengan diberikannya rehabilitasi guru-guru tersebut oleh Bapak Presiden. Mereka telah berhasil memperjuangkan haknya,” ujar Iqbal, Kamis (13/11/2025).

Menurut Iqbal, pihaknya tinggal menunggu surat resmi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan keputusan tersebut. Setelah diterima, pengaktifan kembali kedua guru sebagai ASN akan segera dilakukan. Ia menambahkan, hak-hak keuangan yang tertahan, termasuk gaji, tunjangan, THR, dan gaji-13, akan diproses setelah status kepegawaiannya aktif kembali.

BACA JUGA  Sekda Sulsel Jufri Rahman Berikan Ceramah Orientasi bagi 900 PPPK Gelombang II

Sementara itu, Kepala BKD Sulsel, Erwin Sodding, menjelaskan bahwa rehabilitasi yang diberikan Presiden berarti pemulihan penuh status kepegawaian kedua guru tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membatalkan keputusan pemberhentian sebelumnya.

“Rehabilitasi itu artinya pemulihan dari proses hukum yang mereka jalani. Otomatis berdampak pada administrasi kepegawaiannya. Surat ke BKN sudah dikirim, dan BKN akan membuat pertek untuk membatalkan keputusan pemberhentian,” kata Erwin.

Ia menambahkan, Sekretaris Provinsi Sulsel juga telah berkomunikasi langsung dengan BKN untuk mempercepat proses administrasi, namun tetap menunggu pertimbangan teknis (pertek) agar seluruh proses berjalan sesuai aturan.

“Kalau SK pembatalan sudah berlaku, mereka bisa langsung mengajar di sekolah masing-masing. Mudah-mudahan proses ini selesai dalam 1–2 hari ke depan,” ujar Erwin.

BACA JUGA  Hari Jadi ke-704 Tahun, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Gowa

Dengan langkah cepat ini, Pemprov Sulsel memastikan hak-hak kedua guru dipulihkan dan mereka bisa kembali berkontribusi dalam dunia pendidikan di Luwu Utara.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Pangkep

Published

on

Kitasulsel–Makassar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Salah satu korban dalam peristiwa tragis tersebut adalah Farhan, copilot pesawat ATR 42-500 yang berasal dari Malili, Kabupaten Luwu Timur. Santunan diserahkan sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada keluarga korban.

Penyerahan santunan dilakukan oleh Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sulsel, Suhartono Nurdin, bersama Dinas Sosial Provinsi Sulsel, mewakili Gubernur Sulsel. Kegiatan berlangsung di kediaman keluarga korban di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong II, Perumahan Graha Kencana Nomor B5, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA  Hari Jadi ke-704 Tahun, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kabupaten Gowa

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa korban beserta keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga di tengah suasana duka.

“Ini untuk santunan bagi keluarga korban. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi wujud empati atas musibah ini. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak bagi korban di sisi-Nya. Aamiin,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus hadir memberikan perhatian kepada keluarga korban, baik dalam bentuk dukungan moril maupun bantuan lainnya.

Sementara itu, Indrawati, ibunda almarhum Farhan, yang menerima langsung santunan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Gubernur Sulsel kepada keluarganya.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Jadikan Desa Kassi Rumbia sebagai Percontohan Keuangan Inklusif dan Desa Digital

“Terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Semoga berkah. Sekali lagi terima kasih banyak, Pak,” ucap Indrawati dengan haru.

Penyerahan santunan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus wujud kehadiran negara di tengah duka warga.

Continue Reading

Trending