Connect with us

Pemkot Makassar

Makassar Jadi Pusat Sport Tourism, Rider Jetski Dunia Siap Berlaga di Pantai Biru besok!

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Kota Makassar kembali menjadi sorotan dunia dengan digelarnya Makassar International Jetski Championship 2025. Ajang kejuaraan ini digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bekerja sama dengan komunitas Jetski Paradise Makassar.

Kejuaraan bergengsi ini akan berlangsung pada 18–19 Oktober di Pantai Biru. Menghadirkan rider dari berbagai negara, seperti Thailand, Filipina, Jerman, dan Malaysia, serta atlet dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Papua, Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Palu

Mereka akan berlaga dalam sejumlah kategori lomba diantaranya Expert Endurance Runabout GP1, Novice Endurance Runabout GP2, Circuit/CC Runabout Yamaha OMR, Circuit/CC Runabout 1100 Open, Circuit/CC Runabout (GP3), Circuit/CC Runabout Open (GP 1), Parallel Slalom Ski GP2, Junior Circuit/CC Runabout 1100, Circuit/Ski GP 2, dan Slalom Seadoo.

BACA JUGA  Terkait Program Smart Class Terganggu, Danny Pomanto Instruksikan ki Inspektorat Audit Tuntas

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin secara resmi menyambut hangat seluruh peserta di Balaikota Makassar pada Rapat Koordinasi Makassar Internasional Jetski Championship 2025.

Munafri menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas terselenggaranya event internasional tersebut. Ia menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kota memperkuat citra Makassar sebagai destinasi sport tourism.

“Harapan kita di Kota Makassar, event-event internasional seperti ini bisa terus hadir dan memberi daya tarik besar, sekaligus eksposur maksimal untuk kota kita. Antusiasme masyarakat terhadap kejuaraan Jetski ini sangat luar biasa,” ujar Munafri.

Munafri menekankan dua hal utama yang harus dijaga bersama dalam penyelenggaraan kejuaraan, yakni keselamatan dan sportivits. Ia memperingatkan agar keselamatan peserta dan penonton harus menjadi prioritas.

BACA JUGA  HMI Makassar Timur Gaspol Dukung Pemkot, Fokus Sampah dan Pemberdayaan Pemuda

Selain itu, fair play harus selalu menjadi dasar peserta dalam setiap turnamen. Ia juga berharap kejuaraan internasional ini dapat ditopang oleh turnamen-turnamen lokal yang digelar secara rutin sebagai pengantar puncak turnamen dunia, sebagai menjadi ajang pembinaan atlet muda.

“Mungkin 3-4 bulan sebelumnya ada kejuaraan lokal untuk menyambut kejuaraan internasional. Tentu ini akan sangat menarik minat para atlet-atlet muda atau para pemula yang mau serius dan tekun di olahraga ini,” jelasnya.

Munafri menutup sambutannya dengan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap para rider bukan hanya mendapat pengalaman berharga di lintasan, tetapi juga membawa kesan positif tentang keindahan dan keramahan Makassar.

“Mudah-mudahan tahun depan event ini bisa lebih besar lagi dengan peserta yang lebih banyak. Selamat bertanding, semoga semua meraih hasil terbaik,” tutupnya.

BACA JUGA  Munafri Lakukan Sidak di Kantor Gabungan Dinas, Temukan Gedung Rusak dan Layanan Belum Maksimal

Promotor Jetski Paradise Makassar yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Erik Horas mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan event tahunan yang terus berkembang, dari skala lokal hingga kini berskala internasional.

“Dulu tahun 2002 kita hanya mulai dari kompetisi lokal, sekarang rider dari berbagai negara hadir di Makassar. Kami berterima kasih kepada Pak Wali Kota dan Pemerintah Kota mendukung penuh agar kejuaraan ini semakin besar,” ungkap Erik.

Erik menambahkan, kehadiran peserta dari luar negeri dan daerah lain juga menjadi bukti bahwa Makassar semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism.

“Selain Malaysia, Thailand, Filipina, dan Jerman, komunitas jetski dari Jakarta, Kalimantan, hingga Papua juga ikut bergabung. Ini momentum besar bagi Makassar,” katanya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026, Targetkan Kesan Mendalam bagi Delegasi Dunia

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali memimpin rapat lanjutan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 guna memastikan kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah ajang diplomasi internasional tersebut.

Rapat yang digelar di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026), menghadirkan lintas perangkat daerah untuk mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa IGS Diplomatic Tour merupakan momentum penting untuk menampilkan wajah Kota Makassar di mata dunia, khususnya di hadapan para duta besar dari berbagai negara.

“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar, khususnya Pemerintah Kota Makassar, kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para delegasi, sehingga kunjungan mereka tidak sekadar seremonial, tetapi meninggalkan cerita positif yang dapat dibawa kembali ke negara masing-masing.

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail – Melinda Aksa Bertemu, Bahas Transisi Kepempimpinan TP PKK Kota Makassar

“Saya mau ini ada sesuatu yang membuat mereka bisa bercerita lebih banyak dan punya kesan yang lebih baik, terutama dari sisi hospitality,” tegasnya.

Munafri juga mengarahkan agar jadwal kegiatan disusun lebih fleksibel agar para tamu dapat menikmati seluruh rangkaian acara tanpa terburu-buru. Ia turut menyoroti pentingnya peran Liaison Officer (LO) yang harus dibekali pemahaman menyeluruh tentang Kota Makassar.

Pada agenda welcoming dinner, ia menginginkan suasana yang hangat dan interaktif dengan sentuhan budaya lokal. Sementara pada investment forum, Munafri menegaskan pentingnya kesiapan proyek konkret yang siap ditawarkan kepada investor.

“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas,” ujarnya.

BACA JUGA  Sidak ke Tallo, Wali Kota Makassar Geram Lihat Lapak Liar dan Sampah Bertumpuk

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada detail penyajian kuliner dan pengalaman budaya, termasuk variasi menu serta kesesuaian dengan latar belakang budaya para delegasi.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi sorotan adalah konsep Phinisi Sunset Sailing yang dinilai lebih efektif dan berkesan dibandingkan city tour dalam keterbatasan waktu.

“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di kapal pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan berlangsung selama tiga hari, pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi hingga 30 negara. Peserta tidak hanya berasal dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), tetapi juga negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

BACA JUGA  HMI Makassar Timur Gaspol Dukung Pemkot, Fokus Sampah dan Pemberdayaan Pemuda

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan IGS 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi di tingkat global.

Continue Reading

Trending