Connect with us

Pemkot Makassar

Usai Beri Apresiasi Lomba Mewarnai, Munafri Ingin Pajang Karya Anak PAUD di Ruang Kerjanya

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan penyerahan hadiah kepada 14 peserta pemenang Lomba Mewarnai tingkat PAUD di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Senin (24/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyerahkan langsung hadiah didampingi Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Solaeman.

Suasana penyerahan berlangsung penuh kehangatan, di mana Munafri tampak memberikan perhatian khusus dengan mengajak anak-anak PAUD berbincang sambil menyerahkan hadiah.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan, mulai dari Bunda PAUD Kota Makassar, Kepala Dinas Pendidikan, hingga para orang tua yang mendukung putra-putrinya.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya kepada anak-anak PAUD yang telah menunjukkan kreativitas melalui karya mewarnai.Munafri menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif untuk menumbuhkan bakat dan imajinasi anak sejak dini.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Buka Banteng Run Race 100 Meter di Kecamatan Mamajang

Kepada Bunda PAUD, ia bahkan meminta agar karya para pemenang dapat dipajang di ruang kerjanya di Balai Kota Makassar sebagai bentuk kebanggaan dan penghargaan atas ekspresi jujur dan polos dari anak-anak.

“Gambar anak-anak ini sangat menarik karena lahir dari imajinasi yang polos dan alami. Saya ingin karya juara ini dipajang di ruangan saya di Balai Kota. Dengan begitu, siapa pun yang datang bisa melihat bahwa sejak dini anak-anak kita sudah mampu menghasilkan karya yang membanggakan,” ungkap Munafri.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan terus memberikan apresiasi dan dukungan terhadap tumbuh kembang anak. Baginya, bakat yang diasah sejak dini dapat menjadi modal besar bagi lahirnya generasi kreatif di masa depan.

BACA JUGA  Penuh Haru, Munafri Sampaikan Selamat di Promosi Doktor Sahabatnya, Irsan Radjab

“Kalau ada anak-anak yang punya potensi lebih dalam menggambar dan melukis, mudah-mudahan mereka bisa terus mengembangkan bakatnya,” harapnya.

Munafri Menyampaika bahwa Pemerintah tentu akan selalu berusaha memberikan ruang agar kreativitas itu semakin berkembang. Agar kemudian lahir generasi yang hebat dari Makassar untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Diketahui, sebelumnya Pokja Bunda PAUD Kota Makassar telah melaksanakan Lomba Mewarnai tingkat PAUD yang diikuti 250 anak usia dini dari berbagai satuan PAUD di Kota Makassar.

Kegiatan ini digelar di Tribun Lapangan Karebosi pada Rabu (23/7/2025) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”.

BACA JUGA  Munafri Terima Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya dari Kementrian PPPA

Selain lomba mewarnai, acara juga dirangkaikan dengan sunat massal gratis, penampilan seni anak-anak, dongeng edukatif, dan hiburan menarik lainnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

LONTARA+ Antar Wali Kota Munafri Raih Golden Leader JMSI Award 2026

Published

on

KITASULSEL—SERANG — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini, ia berhasil meraih Golden Leader Jaringan Media Siber (JMSI) Award 2026.

Munafri Arifuddin, S.H., yang akrab disapa Appi, merupakan Wali Kota Makassar periode 2025–2030 dan resmi dilantik pada 20 Februari 2025. Sebagai politikus sekaligus pengusaha, ia dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.

Bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Munafri meluncurkan program unggulan Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+), sebuah super apps yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh layanan publik Kota Makassar dalam satu platform digital.

Melalui Blueprint LONTARA+, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih mudah, cepat, transparan, dan efisien.

Inovasi digital inilah yang mengantarkan Appi meraih penghargaan dari JMSI. Penganugerahan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang mewakili Appi pada malam puncak HUT ke-6 JMSI di Hotel Horison Ultima Ratu, Serang, Banten, Minggu (8/2/2026).

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Buka Banteng Run Race 100 Meter di Kecamatan Mamajang

Aliyah mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan JMSI Pusat. Menurutnya, anugerah ini menjadi pelecut semangat untuk terus memaksimalkan layanan digital Kota Makassar melalui LONTARA+.

“Terima kasih kepada teman-teman JMSI. Apresiasi kepada Bapak Wali Kota ini tentu menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan maksimal bagi warga Kota Makassar,” ujar Aliyah usai menerima penghargaan.

Selain Wali Kota Makassar, sejumlah daerah lain di Indonesia juga menerima penghargaan atas inovasi dan kinerja masing-masing, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta sejumlah kementerian.

Integrasi 358 Layanan Publik

LONTARA+ terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk menjawab berbagai kebutuhan layanan masyarakat. Selain layanan aduan, administrasi kependudukan, dan perizinan, LONTARA+ juga menyiapkan layanan untuk sektor pariwisata.

BACA JUGA  Anggota KIM Asal Sulteng dan Jogja Sebut War Room Makassar Layak Jadi Percontohan

Aplikasi ini diposisikan sebagai program prioritas (flagship) Pemkot Makassar untuk periode 2025–2030 dan akan menjadi tulang punggung bagi berbagai program strategis lainnya. Saat ini, aplikasi LONTARA+ sudah dapat diunduh melalui Play Store.

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, yang hadir mendampingi Aliyah, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 358 aplikasi milik berbagai SKPD yang berjalan secara terpisah. Seluruh layanan tersebut kini diintegrasikan ke dalam satu aplikasi LONTARA+.

“LONTARA+ hadir untuk mengintegrasikan seluruh fungsi tersebut ke dalam satu aplikasi yang ringan, sehingga tidak membebani memori ponsel masyarakat, namun tetap mampu memberikan akses ke seluruh layanan kota,” jelas Roem.

LONTARA+ dirancang dengan tiga nilai utama. Pertama, keterjangkauan dan inklusivitas, di mana aplikasi ini dibuat agar dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Makassar Hadiri Ritual Makam Timungang Lompoa, Dorong Edukasi Budaya untuk Generasi Muda

Kedua, kecepatan, yakni memangkas rantai antrean layanan publik yang selama ini menjadi keluhan warga. Ketiga, penyederhanaan prosedur yang biasanya panjang, seperti pengurusan KTP, KK, atau akta kelahiran, sehingga kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Roem juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat.

“Terjalinnya hubungan yang baik antara pemerintah kota dengan JMSI, khususnya di Sulawesi Selatan, diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat luas,” lanjutnya.

Ketua JMSI Pusat, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah dan tokoh penting yang dinilai telah memberikan kinerja, inovasi, serta inspirasi bagi masyarakat.

“Awalnya terdapat banyak usulan yang didorong oleh teman-teman daerah. Kemudian kami melakukan kurasi untuk menentukan pihak yang paling tepat menerima penghargaan,” katanya. (*)

Continue Reading

Trending