Connect with us

Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham Buka Super Life Revolution Training Angkatan ke-8 UCLB

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka kegiatan Super Life Revolution Training (SLRT) Angkatan ke-8 yang diselenggarakan oleh UMMI Community Lansia Bahagia (UCLB), Sabtu (24/5/2025).

Mengusung tema “Menggapai Cinta Ilahi untuk Menyongsong Kebahagiaan Hakiki”, kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, dengan dihadiri ratusan peserta lansia dari berbagai wilayah kota.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan yang telah mencapai angkatan ke-8. Ia menyebutkan bahwa program semacam ini sangat penting dalam membangun kualitas hidup lansia.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami memberikan apresiasi kepada UCLB atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat, khususnya bagi para lansia di kota ini,” ujar Aliyah.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Hadiri Peresmian Penerbangan Baru Garuda Indonesia Makassar-Balikpapan

Ia juga mengajak para peserta untuk terus mengisi kehidupan dengan aktivitas yang positif dan bermakna sebagai bagian dari upaya meraih kebahagiaan hakiki dalam bingkai spiritualitas.

Sementara itu, Penasehat UCLB, Abdul Asiz Qahar Mudzakkar, menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatannya kepada Wakil Wali Kota atas kehadiran dan dukungannya terhadap komunitas lansia.

“Saya sangat menghargai kehadiran Ibu Wakil Wali Kota yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan beliau untuk hadir bersama kita. Ini adalah bentuk nyata perhatian beliau terhadap para lansia dan upaya spiritual kita bersama,” ungkapnya.

Kegiatan SLRT ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan spiritual dan mental bagi para lansia, serta menjadi model pelatihan berkelanjutan untuk menciptakan lansia yang sehat, aktif, dan bahagia.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Dukung Kolaborasi dengan KICI untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, UCLB juga menyerahkan pelakat kepada Aliyah Mustika Ilham atas dedikasi dan perhatiannya terhadap kesejahteraan lansia di Kota Makassar.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, Kepala Dinas Sosial, Ita Isdiana Anwar, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Achi Soleman. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Angkat 8.854 Honorer Jadi PPPK, Pengangguran Mulai Turun

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Komitmen Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kepastian kerja bagi ribuan tenaga honorer sekaligus menekan angka pengangguran mulai menunjukkan hasil konkret.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian signifikan dalam penataan tenaga non-ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar (BKPSDMD), sepanjang tahun 2025 sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK. Jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi ASN Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.

Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah kota dalam menata tenaga honorer sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur.

BACA JUGA  Dinas Koperasi dan UKM Makassar Gelar Forum Perangkat Daerah Wujudkan Koperasi dan UMKM Inovatif Berbasis Digital dan Berkelanjutan

“Ini jumlah ASN yang Pak Wali Kota sudah angkat di awal masa pemerintahannya. Pada 2025, dari total formasi Kota Makassar 8.963 orang, yang berhasil menjadi ASN sebanyak 8.854 orang,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.

Tidak hanya melalui pengangkatan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, Pemkot Makassar juga menghadirkan solusi alternatif melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Skema ini memberikan peluang kerja bagi lebih dari dua ribu tenaga kontrak agar tetap memiliki pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025, Munafri menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas kebijakan pemerintah kota. Bagi pemerintah, pengurangan pengangguran bukan sekadar angka statistik, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Munafri Dorong Keterlibatan Pemuda Integrasikan Teknologi di Sektor Pertanian

“Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Ibu Aliyah Mustika Ilham, kebijakan penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga,” jelas Kamelia.

Pemkot Makassar juga memperkuat sektor pelayanan kesehatan melalui pengangkatan tenaga farmasi PPPK secara bertahap sepanjang 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025. Kemudian tahap kedua sebanyak 329 tenaga farmasi dilantik pada 14 November 2025.

Sementara pada tahap ketiga, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu dengan jumlah mencapai 6.607 orang. Kehadiran ribuan tenaga farmasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kefarmasian bagi masyarakat.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar, Fams Festival 2024 Momentum Wujudkan Keluarga Bahagia

Upaya tersebut mulai berdampak pada kondisi ketenagakerjaan di Kota Makassar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Makassar mengalami penurunan dalam setahun terakhir, dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.

Penurunan ini menjadi indikator positif dari berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending