Connect with us

NEWS

Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi Beri Pembekalan Kepemimpinan Mahasiswa FH UMI

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Kegiatan LDK ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UMI, berlangsung, di Auditorium Al-Jibra UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (16/2/2025).

Dalam kesempatan ini, Andi Rachmatika Dewi berbagi pengalaman dan wawasan terkait kepemimpinan, peran legislatif, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia politik dan pemerintahan.

“Saya berbagi pengalaman tentang pentingnya peran hukum dalam kehidupan berbangsa, serta fungsi strategis DPRD sebagai representasi rakyat dalam legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” kata Rachmatika.

Politisi Perempuan NasDem yang akrab disapa Cicu ini menuturkan bahwa, kepemimpinan yang efektif adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai bidang, termasuk hukum.

BACA JUGA  Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wapres RI 2024-2029

“Kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin orang lain, tapi juga tentang memimpin diri sendiri,” jelasnya.

LDK ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar kepemimpinan, membentuk karakter yang kuat, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang peran dan tanggung jawab sebagai calon pemimpin masa depan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kisah Haru Guru Mengaji di Sidrap: Hidup Sebatangkara di Rumah Tak Layak Huni

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Kisah pilu datang dari Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Seorang guru mengaji bernama Fatimah (50) kini harus menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan di rumah yang tidak layak huni.

Perempuan yang dikenal sebagai pengajar Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya itu kini tak lagi mampu melanjutkan aktivitas mengajarnya karena kondisi kesehatan yang terus menurun.

Fatimah diketahui hidup seorang diri tanpa keluarga yang mendampingi. Ia juga mengalami keterbatasan fisik sehingga harus menggunakan tongkat setiap kali berjalan.

Padahal selama bertahun-tahun, Fatimah dikenal sebagai sosok yang tulus mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an. Ia mengajar puluhan santri di TPA Nurul Imam yang berada di Kelurahan Amparita.

BACA JUGA  Lebih 1.500 Santri Ikuti Tes Wawancara Beasiswa Kemenag 2025

Namun, kondisi fisik yang semakin lemah serta keadaan rumah yang memprihatinkan membuat aktivitas mengajinya terhenti.

Salah seorang warga setempat, Yahya, menyampaikan keprihatinan masyarakat terhadap kondisi yang dialami Fatimah. Menurutnya, sosok Fatimah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar Ibu Fatimah bisa mendapatkan pengobatan dan bantuan perbaikan rumah. Semoga beliau bisa kembali mengajar mengaji seperti dulu,” ujar Yahya, Senin (16/3/2026).

Warga setempat juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Sidrap dengan harapan pemerintah dapat segera turun tangan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Bagi masyarakat Amparita, Fatimah bukan sekadar guru mengaji, tetapi juga sosok yang selama ini menjadi penerang bagi generasi muda dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berharap kepedulian berbagai pihak dapat hadir untuk membantu sang guru agar kembali menjalani kehidupan yang lebih layak.

BACA JUGA  Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wapres RI 2024-2029
Continue Reading

Trending