Connect with us

NEWS

Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachamatika Dewi Apresiasi Sertijab Pangdam XIV/Hasanuddin, Dorong Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, turut hadir dalam acara serah terima jabatan (Sertijab) Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar.

Acara ini menjadi momen penting seiring dengan pergantian kepemimpinan di Kodam XIV/Hasanuddin, yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sulsel memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Pangdam sebelumnya, serta menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru dapat membawa kemajuan dan mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

“Kami berharap kepemimpinan yang baru ini dapat memperkuat kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Media Sosial Tempat Mencari Dukungan bagi Korban Kekerasan

Kehadiran Ketua DPRD Sulsel dalam acara tersebut juga mencerminkan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara DPRD Sulsel dengan unsur TNI, khususnya di wilayah kerja Kodam XIV/Hasanuddin, guna mewujudkan keamanan dan kemajuan daerah. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Pantai Losari Ditangkap, Sempat Konvoi Bawa Sajam

Published

on

Kitasulsel–Makassar,  – Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan berhasil mengamankan tujuh pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang warga di Pantai Losari. Para pelaku bahkan sempat melakukan konvoi di jalan raya sambil membawa senjata tajam, sehingga meresahkan masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat korban tengah berada di kawasan Pantai Losari. Secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok pelaku dan langsung mengalami aksi kekerasan secara bersama-sama.

Korban dipukul berulang kali pada bagian wajah hingga mengalami luka di pelipis. Tidak hanya itu, korban juga dipaksa naik ke sepeda motor milik para pelaku dan dibawa berkeliling ke sejumlah lokasi di Kota Makassar, termasuk kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga dan sekitar Pantai Akkarena.

BACA JUGA  Media Sosial Tempat Mencari Dukungan bagi Korban Kekerasan

Di lokasi-lokasi tersebut, aksi kekerasan kembali terjadi. Para pelaku secara bergantian terus melakukan pemukulan terhadap korban.

Aksi brutal ini akhirnya terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait konvoi geng motor yang membawa senjata tajam serta mengancam pengguna jalan.

Tim Unit 5 Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKP Wawan Suryadinata langsung bergerak melakukan pengejaran. Satu pelaku pertama berhasil diamankan di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian mengembangkan kasus dan berhasil menangkap enam pelaku lainnya di sejumlah lokasi berbeda, termasuk di sebuah penginapan di Jalan Lasinrang, Makassar.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ketapel, mata busur, beberapa unit sepeda motor, serta lima unit telepon genggam.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sulsel : Ada 710 BUMDes Mati Suri

Kanit Unit 1 Resmob Polda Sulsel, Arsyad Samosir, menyebut ketujuh pelaku tergabung dalam kelompok geng motor yang kerap melakukan penyerangan terhadap warga di sejumlah lokasi di Makassar.

“Ketujuh orang ini tergabung di suatu kelompok geng motor yang kadang melakukan penyerangan di suatu tempat atau ke warga setempat,” ujar Aiptu Arsyad Samosir.

Saat ini, ketujuh pelaku bersama barang bukti telah diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta jaringan kelompok geng motor yang lebih luas di wilayah tersebut.

Continue Reading

Trending