Connect with us

Wali Kota Danny Lantik Empat Camat Sebagai Sekretaris OPD Pemkot Makassar

Published

on

Kutasulsel, Makassar—Sebanyak empat Camat kini menjabat sebagai Sekretaris OPD Pemkot Makassar. Mereka pun dilantik oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di Ruang Rapat Sipakatau Balai Kota, Selasa (24/01/2023).

Pertama, Camat Tamalate, Edwar Supriawan kini didapuk sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

Selanjutnya, Camat Manggala, Andi Fadly mengisi jabatan Sekretaris Dinas Perikanan dan Pertanian.
Ketiga ada Camat Wajo, Puspawati Hera yang digeser sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan. Terakhir ialah Camat Rappocini, Syahruddin yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Danny juga melantik empat Camat baru untuk menggantikan mereka. Ialah Camat Tamalate, Emil Yudiyanto Tadjuddin, Camat Manggala, A Anshar, Camat Rappocini, Muh Aminuddin dan Camat Wajo, Hamna Faisal. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending