Connect with us

OLAHRAGA

Medali Pertama Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut dari Tim Senam Artistik Beregu Putri

Published

on

Kitasulsel–Medan Cabang olahraga senam artistik sukses menyumbang medali pertama untuk Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, Aceh-Sumatera Utara, Rabu (28/08/2024).

Tim senam artistik putri beregu yang berlaga di Gedung Serba Guna Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, ini meraih medali perunggu.

Tim senam putri Sulsel yang meraih medali tersebut, yakni Muthia Nurcahya, Dwi Satriana, Nur Faisah, dan Nabila Syafirah Arjuni.

“Alhamdulillah, kita sangat bersukur, tim senam kita mampu tampil maksimal dan berhasil meraih medali perdana bagi kontingen Sulsel di PON XXI ini.

Tentu, ini menambah semangat kami untuk meraih medali berikutnya,” terang pelatih tim senam Sulsel Muhammad Arif Ramli dan Audi Ashari Arif.

BACA JUGA  Maarten Paes Resmi Memperkuat Tim Nasional Indonesia

Muhammad Arif menuturkan, meski dengan berbagai keterbatasan, tim senam artistik Sulsel mampu bertanding penuh semangat.”Dan, perjuangan mereka berbuah medali perunggu. Sebelumnya ada atlet kami yang cedera. Seandainya tidak, minimal bisa posisi kedua atau perak,” sambungnya.

Cabang olahraga senam masih akan bertanding dalam tiga hari kedepan. Muhammad Arif berharap pesenam Sulsel mampu kembali meraih prestasi. “Yah, harapan kita seluruh atlet bisa berjuang semaksimal mungkin dan meraih prestasi meski dengan serba keterbatasan,” katanya.

Muhammad Arif merasa sangat minim mendapat bantuan. Mulai saat training center (TC) di Jakarta selama 35 hari hingga para atlet turun di PON XXI ini.

“Tapi, kami tetap dan terus berjuang karena melihat ada potensi juara. Saya sampaikan ke anak-anak (atlet) berkorbanlah dulu.

BACA JUGA  Timnas U-20 kalahkan Argentina, Erick Thohir: Kemenangan Bersejarah, Tapi Jangan Jemawa

Kalau kita meraih medali dan mendapatkan penghargaan, Alhamdulillah. Kalau tidak ada, setidaknya kita sudah memberikan yang terbaik untuk Sulsel.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  Final Kejurnas Drag Race Sulsel 2025 Hadirkan Kolaborasi Baru Dunia Otomotif dan Teknologi

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Jelang Indonesia Vs Jepang: Samurai Biru Dijagokan, Skuad Garuda tak Gentar

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Batal Gabung Borneo FC, Eks PSM Makassar Erwin Gutawa Pilih Gabung Klub Liga 2

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending