Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Hadiri Rakornas, Ninuk Triyanti Zudan Ajak Peserta Memulai Transformasi Posyandu Sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

Kitasulsel–TANGERANG Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan, Ninuk Triyanti Zudan, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu, yang dilaksanakan di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin, 26 Agustus 2024. Rakornas ini dibuka Ketua Umum Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian.

Rakornas yang mengusung tema Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat ini dihadiri oleh para Ketua Pembina dan Pengurus Posyandu dari seluruh Indonesia.

Di sela Rakornas, Ninuk Zudan mengajak peserta, khususnya dari Sulawesi Selatan, untuk memulai transformasi pengembangan Posyandu, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Sudah saatnya Posyandu difungsikan, bertransformasi sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Mari kita memulainya dengan semangat dan doa,” kata Ninuk Zudan.

BACA JUGA  Pimpin Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-97, Gubernur Sulsel: Pemuda Jangan Takut Bermimpi Besar

Sementara, Ketua Umum Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya mengungkapkan tantangan baru sebagai Ketua Pembina Posyandu yang akan mengalami transformasi dengan enam bidang SPM yang sudah dekat.

“Posyandu akan berdiri sendiri dengan logo baru dan cakupan yang lebih luas berkat keluarnya Permendagri yang lebih spesifik,” ujarnya.

Rakornas Posyandu 2024 ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dengan tujuan menyamakan visi dan misi dalam melaksanakan tugas serta membahas Rencana Strategis (Renstra) dan Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksanaan program Posyandu.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Posyandu. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Pangkep

Published

on

Kitasulsel–Makassar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Salah satu korban dalam peristiwa tragis tersebut adalah Farhan, copilot pesawat ATR 42-500 yang berasal dari Malili, Kabupaten Luwu Timur. Santunan diserahkan sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada keluarga korban.

Penyerahan santunan dilakukan oleh Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sulsel, Suhartono Nurdin, bersama Dinas Sosial Provinsi Sulsel, mewakili Gubernur Sulsel. Kegiatan berlangsung di kediaman keluarga korban di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong II, Perumahan Graha Kencana Nomor B5, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA  200KK dan 48 Rumah Korban Kebakaran Sorowako, Gubernur: Bantu 1 Milyar Kedaruratan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa korban beserta keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga di tengah suasana duka.

“Ini untuk santunan bagi keluarga korban. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi wujud empati atas musibah ini. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak bagi korban di sisi-Nya. Aamiin,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus hadir memberikan perhatian kepada keluarga korban, baik dalam bentuk dukungan moril maupun bantuan lainnya.

Sementara itu, Indrawati, ibunda almarhum Farhan, yang menerima langsung santunan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Gubernur Sulsel kepada keluarganya.

BACA JUGA  Mukernas IV Permabudhi di Makassar Sekda Sulsel Dampingi Dua Wakil Menteri Membuka Acara

“Terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Semoga berkah. Sekali lagi terima kasih banyak, Pak,” ucap Indrawati dengan haru.

Penyerahan santunan ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus wujud kehadiran negara di tengah duka warga.

Continue Reading

Trending