Connect with us

NEWS

Ribuan Mahasiswa, Aktivis Hingga Masyarakat Turun ke Jalan: Darurat Demokrasi

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas, aktivis hingga masyarakat Makassar turun ke jalan lakukan aksi demonstrasi, di underpass Flyover Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar, Kamis (22/8/2024).

Aksi demonstrasi tersebut imbas adanya kebijakan anulir keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU- Pilkada/2024 oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melalui Panja DPR.

Massa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, datang mengendarai sepeda motor menuju titik aksi. Mahasiswa UMI memilih berjalan dari depan kampus menuju titik aksi.

Pantauan Harian.News, aksi yang dilakukan sejak pukul 14.30 WITA masih berlangsung hingga 18.40 WITA, massa hanya berhenti untuk shalat Maghrib berjamaah.

Gejolak penolakan sikap Baleg DPR RI atas putusan MK Nomor 60/PUU-Pilkada/2024 sudah berlangsung sejak Rabu (21/8/2024) lalu.

BACA JUGA  Paripurna DPRD Sulsel, Fraksi NasDem Minta Pengelolaan Keuangan Pemprov Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

Sebuah flyer bergambar icon Pancasila dengan latar biru dan kalimat ‘Peringatan Darurat’ beredar luas di sejumlah media sosial dan group pesan berantai.

Bahkan tokoh politik, selebritas dan aktivis ikut mengunggah gambar tersebut. Banyak pihak mengaitkan gambar itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap DPR RI atas sikap menganulir kebijakan DPR terhadap putusan MK.

Kasubdit Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Irdam Ferdiansyah mengatakan, sedikitnya 700 mahasiswa/i Unhas turun kejalan dengan keresahan yang sama terkait demokrasi.

“700 mahasiswa/i itu gabungan dari semua fakultas yang ada di Unhas, itu di titik flyer over, di titik yang lain jumlahnya juga banyak,” ujarnya.

Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, kata Irdam sebagai bentuk warning atas darurat demokrasi Negara Indonesia saat ini.

BACA JUGA  Tegas! Polisi Bakar Arena Perjudian Sabung Ayam di Kalola Wajo

“Bisa dikatakan begitu, mungkin negara kita lagi darurat demokrasi, ini sebagai warning sistem,” ucapnya.

Meski mengaku mahasiswa Unhas datang dengan penuh kekecewaan atas anulir keputusan MK, Irdam memastikan tidak ada anarkis dalam aksi unjuk rasa tersebut.

“Ini bagian dari aspirasi, mencoba menyampaikan apa yang dirasakan reaksi dari masyarakat, kami turut mendampingi bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa itu masuk dalam koridor yang wajar, batas-batas yang ditentukan,” tuturnya.

Salah satu demostran, Ika (19) berharap, setelah aksi gabungan yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat, tidak membuat wakil rakyat diam-diam merevisi putusan MK Nomor 60/PUU-Pilkada/2024.

“Harapannya ya semoga mereka tidak tunggu kita lengah baru mereka revisi, pengalaman ada yang begitu,” ujarnya dengan resah.

BACA JUGA  Puluhan Pimpinan Media Tergabung di SMSI Sulsel Gelar Musprov 22 Februari di Makassar

Dia juga berharap, seluruh elemen masyarakat ikut mengawal gerakan darurat demokrasi.

“Negara kita sedang tidak baik-baik saja, mari bersama-sama mengawal sampai tuntas ini persoalan keputusan MK,” kata Ika. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Pulang dari Tanah Suci, 317 Jamaah Annur Travel dan JRW Sujud Syukur di Sidrap

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Sebanyak 317 jamaah umrah Annur Travel dan JRW tiba di Mesjid Agung Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat malam, setelah menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Kedatangan jamaah disambut keluarga dan masyarakat dengan suasana penuh haru.

Sejak selepas Magrib, pelataran Mesjid Agung Sidrap dipadati keluarga penjemput. Tangis bahagia dan pelukan erat mengiringi langkah para jamaah yang baru kembali dari Baitullah. Suasana yang oleh masyarakat Bugis dikenal sebagai “masumange na maroa”—penuh keharuan dan ramai—terasa menyelimuti area masjid.

Selain menjadi momen emosional bagi keluarga, kedatangan ratusan jamaah juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah pedagang kecil tampak memadati kawasan masjid, menjajakan aneka makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya. Keramaian penjemput dan jamaah turut menggerakkan perputaran rezeki masyarakat setempat.

BACA JUGA  Paripurna DPRD Sulsel Bahas Ranperda Perubahan APBD TA 2025, Tembus Rp10,33 Triliun

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan tertib. Acara diakhiri dengan sujud syukur sebagai ungkapan rasa terima kasih atas keselamatan selama perjalanan, sebelum jamaah secara resmi diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Manajemen Annur Travel dan JRW menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jamaah, serta mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Sidrap.

Kepulangan 317 jamaah ini menjadi penutup perjalanan ibadah yang tidak hanya sarat makna spiritual, tetapi juga menghadirkan kebersamaan sosial dan keberkahan bagi lingkungan sekitar Mesjid Agung Sidrap.

 

Continue Reading

Trending