Connect with us

OLAHRAGA

Pelatih PSBS Biak Juan Esnaider Sesumbar Kantongi Kekuatan PSM Makassar

Published

on

Kitasulsel–BALI PSBS Biak menyiapkan taktik untuk meredam permainan PSM Makassar ketika berjumpa pada pekan kedua Liga 1 2024/2025.

Pertemuan pertama kedua tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (16/8/2024) pukul 16.30 Wita.

Pelatih PSBS Biak, Juan Esnaider menyebut PSM Makassar tim komplet.

Namun, ia akan memanfaatkan kekurangan Laskar Pinisi untuk meraih kemenangan.

Juru taktik asal Argentina itu telah mengantongi kekuatan dan kelemahan PSM Makassar.

Esnaider menonton laga-laga PSM Makassar.

“PSM Makassar main bagus. Saya lihat pertandingan PSM Makassar,” katanya saat konferensi pers jelang laga PSBS Biak vs PSM Makassar di Hotel New Alron, Jl Blambangan Nomor 10, Kuta, Bali, Kamis (15/8/2024).

BACA JUGA  Batal Gabung Borneo FC, Eks PSM Makassar Erwin Gutawa Pilih Gabung Klub Liga 2

Mantan Pelatih Getafe ini juga mengaku telah benahi skuadnya pasca kalah 4-1 dari Persib Bandung.

Kekalahan tersebut membuat tim berjuluk Badai Pasifik ini di papan bawah klasemen, peringkat 15 tanpa poin.

“Di sini kita perbaiki semua itu. Kita senang dengan pemain yang ada di sini,” sebutnya.

Namun, masa persiapan PSBS Biak lawan PSM Makassar agak terganggu dengan masalah pemain dan staf sepulang dari Bandung.

Esnaider mengatakan, timnya akan berusaha lebih baik walau diterpa banyak masalah pekan ini.

“Waktu balik dari Bandung ada sedikit masalah dengan beberapa pemain dan staf. Latihan minggu ini sedikit dan tidak baik gara-gara itu. Tapi kita tetap siap dan mulai bertanding besok,” tuturnya.

BACA JUGA  Shin Tae Yong Pastikan Tetap Panggil Pratama Arhan ke Timnas Indonesia

Sementara pemain PSBS Biak, Nelson Alom menyampaikan meski timnya alami sejumlah masalah, para pemain telah siap bermain.

“Kami pemain secara fisik dan mental selalu siap untuk pertandingan besok,” tuturnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

OLAHRAGA

Santri Pondok Pesantren Annadlah Borong Medali di Makassar Championship 4

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Annadlah pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (21 Desember 2025).

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, para santri Annadlah tampil impresif dengan memborong medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai kelas dan gelanggang pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Annadlah. Selain menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, pesantren ini juga memberikan ruang luas bagi pengembangan bakat santri di bidang olahraga prestasi, khususnya pencak silat.

Pelatih sekaligus pembina pencak silat Pondok Pesantren Annadlah, Ma’ruf, mengaku bangga atas capaian yang diraih para santri. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan disiplin, kerja keras, serta semangat juang tinggi yang terus ditanamkan selama proses pembinaan.

BACA JUGA  Susul De Ligt, Noussair Mazraoui Resmi Berlabuh ke MU

“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan prestasi yang diraih anak-anak. Mereka bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan bertanggung jawab. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujar Ma’ruf.

Adapun perolehan medali santri Pondok Pesantren Annadlah dalam Kejuaraan Pencak Silat Makassar Championship 4 tersebar di sejumlah gelanggang pertandingan, dengan rincian sebagai berikut:

Gelanggang 1
Partai 25: Salsabila (Emas)
Partai 166: Nur Anna Atafu Nisa (Perak)
Partai 144: Muhammad Yusuf Aras
Gelanggang 2

Partai 193: Aisyah Humairah (Perak)
Partai 79: M. Dzaki Al Ghifari
Partai 88: Resky Amalia
Partai 173: Syakirah (Emas)
Partai 158: Nurul Fiqratul Qur’an (Perunggu)

BACA JUGA  Debut Real Madrid, Fans Tak Menyangka Kylian Mbappe Seperti Ini

Gelanggang 3
Partai 283: Nayla Zahra (Perak)
Partai 57: Audya Nafisah (Perunggu)
Partai 246: Rasti Amalia (Perak)
Partai 166: Nursafitri (Perunggu)
Partai 190: Mahabba Ilham
Partai 178: M. Fiqri Alif (Perunggu)
Partai 9: Ahsan Muyassir Abdullah (Perak)
Partai 220: Nurul Miftah Arsyani (Perak)
Partai 29: Muhammad Alief Alfin (Emas)
Gelanggang 4

Partai 76: Nurul Najwah (Perak)
Partai 227: Safa Nurul Andini (Perunggu)
Partai 163: Muyassarah (Perak)
Partai 66: Raodah Almunawwarah (Perunggu)
Partai 19: Ana Alfiyah (Perak)
Gelanggang 5

Partai 78: Nurul Najwah (Perak)
Partai 246: Raihan
Partai 38: Rifdha (Perak)
Partai 134: Lukman
Dengan raihan medali dari berbagai kategori tersebut, Pondok Pesantren Annadlah semakin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pesantren yang aktif mencetak santri berprestasi di bidang olahraga bela diri.

BACA JUGA  Final Kejurnas Drag Race Sulsel 2025 Hadirkan Kolaborasi Baru Dunia Otomotif dan Teknologi

Pihak pesantren berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mengharumkan nama pesantren di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat regional maupun nasional.

Continue Reading

Trending