Connect with us

Pemkot Makassar

Panggung Fashion Show Tampilkan Beragam Produk UMKM Khas Masing-Masing Kecamatan

Published

on

Kitasulsel–Makassar UMKM Fiesta 2024 memberikan panggung kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memamerkan produknya.

Produk UMKM ini diperkenalkan lewat lomba fashion show yang diikuti 15 Ketua TP PKK Kecamatan se Kota Makassar.

Masing-masing peserta menampilkan produk UMKM andalan dan ciri khas dari kecamatannya.

Seperti Ketua TP PKK Kecamatan Kepulauan Sangkarrang ia mengenakan dress berwarna merah dengan printilan puluhan kerang ikonik pulau Sangkarrang.

Tak hanya itu ia pula membawa tas hasil kerajinan tangan warga pulau yang di dominasi juga dengan kerang.

Untuk kecamatan Manggala sendiri menampilkan produk UMKM identik dengan perak.

Walhasil Kecamatan Sangkarrang menyabet juara 1. Karena mengenakan paling banyak produk UMKM. Disusul Kecamatan Tallo dan Tamalate.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan May Day 2026, Fokus pada Keamanan dan Ketertiban

Untuk juara harapan 1 disabet oleh Kecamatan Biringkanaya, Juara Harapan 2 diraih oleh Kecamatan Manggala dan Juara Harapan 3 oleh Kecamatan Ujung Tanah.

“Penilaian kami itu dari barang UMKM yang dikenakan para peserta. Dan tingkat kesulitan barang yang dibuat oleh pengrajin. Kita menilai sedetail mungkin. Dan menghitung total produk UMKM yang ditampilkan saat fashion show,” ujar Juri Fashion Show, drg. Irma yang juga sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Minggu (11/08/2024).

Lomba fashion show ini digelar untuk memeriahkan dan mengapresiasi produk-produk lokal yang dibuat langsung oleh para pelaku UMKM.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara anggota PKK, meningkatkan kreativitas dalam berbusana, serta mengembangkan potensi para pelaku UMKM di bidang fashion,” tambahnya.

BACA JUGA  Pjs Walikota Makassar Hadiri Rakornas Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian piala dan hadiah yang diberikan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail kepada para pemenang Lomba.

Dikatakan, para peserta tampil dengan pakaian yang menunjukan kreativitas dan gaya berbusana yang berlatarbelakang kearifan lokal.

“Luar biasa lomba fashion show ini. Acara dikemas dengan bagus. Kita berharap melalui ajang ini UMKM kita lebih maju, terkurasi dengan baik, bisa naik kelas, dan masyarakat ikut bergembira,” harap Indira. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lepas JCH 2026, Tekankan Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan pesan mendalam kepada Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar 1447 Hijriah/2026 Masehi saat prosesi pelepasan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Makassar, Rabu (29/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah perjalanan rekreasi, melainkan perjalanan suci untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat, meluruskan hati, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kesehatan serta mematuhi arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Kaji Skema Teknologi Konversi Sampah, Tanpa Bebani APBD

Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia, yang telah berperan dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia juga menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen bersejarah bagi Kota Makassar.

“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Mungkin belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota haji menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” pesannya.

BACA JUGA  SKPD Pemkot Makassar Kumpulkan Ribuan Nasi Kotak untuk Korban Terdampak Banjir di Manggala

Kepada petugas haji, Munafri menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk amanah yang mulia.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi yang dibutuhkan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan kesiapan JCH Kota Makassar telah melalui proses pemeriksaan ketat, khususnya dari aspek kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang wajib dimiliki calon jemaah sebelum diberangkatkan.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta rumah sakit umum daerah guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.

BACA JUGA  Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi LPMI Bahas Potensi Kerjasama dan Kegiatan Eksplorasi Budaya

Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Makassar tercatat sekitar 331 orang. Sebagian telah diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Selain itu, Kota Makassar juga berperan dalam mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.

Amrullah juga mengungkapkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Untuk tahun 2027, daftar tunggu jemaah diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia, dengan total potensi mencapai 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Continue Reading

Trending