Connect with us

Pemkot Makassar

Diikuti 47 Tim Basket SMA se Sulsel, Indira Yusuf Ismail Buka Turnamen Honda DBL With Kopi Good Day

Published

on

Kitasulsel–Makassar Ketua Perbasi Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, secara resmi membuka Turnamen Honda Development Basketball League (DBL) with Kopi Good Day di Gor Mattoanging, Sabtu (10/08/2024).

Ajang bergengsi ini akan berlangsung mulai 10 hingga 17 Oktober. Dilaksanakan dengan dua kategori, yaitu 3×3 dan 5×5, yang diikuti oleh tim-tim dari berbagai SMA se-Sulawesi Selatan.

Turnamen 3×3 diikuti oleh 24 tim, sementara turnamen 5×5 diikuti oleh 23 tim. Dengan total 47 tim yang bertanding, kompetisi ini diharapkan menjadi ajang pencarian bakat-bakat muda berbakat di bidang olahraga basket.

Dalam sambutannya, Indira Yusuf Ismail tidak hanya mengapresiasi semangat para peserta, tetapi juga menegaskan harapannya bahwa melalui berbagai kompetisi basket yang digelar, bibit-bibit atlet nasional dari Kota Makassar dapat bermunculan dan berkembang.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Dukung Penuh Kongres Nasional PABMI di Makassar

“Sangat luar biasa semangatnya. Semoga kompetisi ini dapat melahirkan atlet-atlet basket yang hebat untuk Kota Makassar,” ujar Indira.

Tidak hanya di tingkat lokal, Indira berharap kompetisi cabor ini akan membentuk atlet-atlet muda yang bersinar tidak hanya di level lokal, tetapi juga di tingkat nasional.

Indira juga memberikan motivasi yang membakar semangat para peserta. Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaik.

Serta, Turnamen Honda DBL with Kopi Good Day ini tidak hanya menjadi wadah untuk berkompetisi, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar sekolah dan memupuk sportivitas di kalangan pelajar.

Dengan dukungan penuh dari Perbasi Kota Makassar dan partisipasi aktif dari sekolah-sekolah, Indira berharap cabor basket dapat semakin berkembang dan berprestasi di Kota Makassar.(*)

BACA JUGA  Kunjungi Gerakan Pasar Murah, Wali Kota Munafri Pastikan Harga Pangan Terjangka
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Perkuat Peran Imam, Gelar Coaching Clinic untuk Standarisasi Ibadah

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat kembali ditunjukkan secara nyata. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas imam masjid yang dinilai memiliki peran strategis dalam membimbing masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Imam Rawatib yang digelar di Masjid Agung 45, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bosowa Peduli.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Founder Bosowa Corporindo Aksa Mahmud, serta Kepala Bagian Kesra Kota Makassar Muhammad Syarif. Ratusan imam dari berbagai wilayah di Makassar tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa imam memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pemimpin salat, tetapi juga sebagai teladan dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Dukung Penuh Kongres Nasional PABMI di Makassar

“Imam adalah teladan, karena itu kapasitasnya harus terus ditingkatkan, baik dari sisi ilmu, praktik, maupun kesiapan dalam memimpin pelaksanaan salat berjamaah,” ujarnya.

Menurutnya, imam yang berkualitas akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas jamaah dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia juga menekankan pentingnya keseragaman dalam praktik imamah, mengingat masih adanya perbedaan tata cara di sejumlah masjid.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari pemahaman fiqih imamah, tata cara salat sesuai sunnah, hingga penanganan persoalan teknis dalam salat berjamaah. Selain itu, peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an, khususnya aspek tajwid dan makhraj, juga menjadi fokus utama.

Program ini diharapkan mampu mendorong standarisasi bacaan dan praktik salat di seluruh masjid di Kota Makassar, sehingga pelayanan ibadah menjadi lebih berkualitas dan menenangkan bagi jamaah.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Arwin Azis Kunjungi Lokasi Kebakaran di Bontoala, Pastikan Bantuan Logistik bagi Warga Terdampak

Munafri juga menegaskan bahwa masjid harus menjadi ruang interaksi sosial, bukan sekadar tempat ibadah ritual. Ia mendorong imam untuk berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan umat di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 imam rawatib dari total sekitar 1.300 imam di Makassar. Tingginya partisipasi menjadi indikator kuatnya antusiasme sekaligus kebutuhan akan pembinaan berkelanjutan.

Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang ramah anak guna membentuk generasi Qur’ani menuju visi Indonesia Emas 2045. Ia pun mendorong regenerasi imam agar kualitas kepemimpinan ibadah tetap terjaga di masa depan.

Sementara itu, Aksa Mahmud dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi imam sebagai bagian dari pembangunan kualitas masyarakat. Ia juga mengajak para imam untuk saling mengoreksi demi perbaikan bersama.

BACA JUGA  Indira Yusuf Ismail Apresiasi PDAM Makassar Genap Satu Abad Alirkan Pengabdian

“Kita ingin memberi kesan bahwa imam-imam di Makassar memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar. Karena itu, penting untuk terus saling mengingatkan,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi langkah Pemkot Makassar dan berharap pembinaan imam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus berlanjut secara konsisten.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para imam tidak hanya semakin kompeten dalam memimpin ibadah, tetapi juga mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan solusi sosial di tengah masyarakat

Continue Reading

Trending