Connect with us

Wujudkan Makassar Resilient City, BPBD Upayakan Penerapan Konsep Strong Collaboration

Published

on

Kitasulsel–Makassar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus berkomitmen mewujudkan Makassar resilient city atau ketangguhan kota.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, untuk wujudkan Makassar Resilient City perlu kekuatan kolaborasi.

“Sebenarnya yang ingin kita tampilkan adalah strong collaboration antara pemerintah, masyarakat dan seluruh elemen,” ujarnya, Minggu (4/8/2024).

Pihaknya memiliki perpanjangan tangan di wilayah-wilayah, yakni tokoh masyarakat, juga menjalin komunikasi dengan baik bersama BMKG jika terjadi atau akan terjadi sesuatu kami segera mendapatkan informasi dan mendesiminasi ke masyarakat.

“Pak Walikota Mohammad Ramdhan Pomanto memiliki mindset internasional, seluruh CCTV Kota Makassar ini hasil kerjasama internasional saat itu, dan Kominfo banyak membantu berkaitan dengan semacam early warning system sehingga ikut membantu kami bergerak cepat di lapangan,” jelasnya.

Tak hanya itu, perihal peningkatan ketangguhan kota, Makassar selalu memiliki cara yaitu melalui Program Lorong Wisata guna menghadapi tiga isu global.

“Saat ini ada krisis pangan, krisis energi dan krisis ekonomi, ini yang coba Makassar tekankan,” tandasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending