Connect with us

Wakili Kecamatan Panakkukang, Maulana Nurul Haq Sabet Juara 1 Run Rice Lantang Bangngia.

Published

on

Kitasulsel–Makassar Jelang HUT Republik Indonesia yang ke-79 2024 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar melaksanakan kegiatan Lomba Lari Lantang Bangngia Run Race 2024. Balap lari tengah malam ini sebelumnya sudah pernah digelar pemerintah, pada April 2023 lalu.

Dari 15 Kemacatan yang ada di Kota Makassar memilik perwakilan masing–masing untuk mengikuti Lomba Lari Lantang Bangngia Run Race 2024

Lantang Bangngia Run Race ini diketahui sebelumnya digelar sebagai wadah untuk memfasilitasi masyarakat, khususnya anak-anak muda agar tidak terlibat atau terhindari dari aktivitas yang merugikan saat tengah malam.

Hal ini bertujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan potensi atlet di kalangan masyarakat, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang dalam bidang olahraga lari.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar Andi Pattiware mengatakan kegiatan ini digelar 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

pada kegiatan ini juga telah disiapkan hadiah bagi para pemenang. Hadiah yang disiapkan merupakan hasil kolaborasi antara Dispora Makassar, Koni Makassar dan Camat di Kota Makassar.

Adapun, kegiatan ini juga digelar secara bergantian tiap harinya di Kecamatan yang berbeda-beda.

Maulana Nurul Haq peserta Run Rice Lantang Bangngia yang mewakili Kecamatan Panakkukang, keluar sebagai pemenang yang dihelat pada Sabtu, (3/8/2024) di Anjungan Losari, Kota Makassar.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan sangat berterimakasih kepada, Walikota Makassar, Polrestabes Makassar beserta stakeholder yang terkait dalam berjalannya kegiatan ini,” ungkap Maulana.

“Saya berharap kedepan bakal lahir bibit-bibit yang bisa membawa nama Sulsel lebih tinggi khususnya Kota Makassar,” tutupnya. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending