Connect with us

KPPU RI Bersama Pemprov Sulsel Tingkatkan Sinergitas Persaingan Usaha Sehat

Published

on

Kitasulsel–Makassar Kerja sama antara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) sudah terjalin sejak tahun 2013.

Kerja sama tersebut terus terjalin ditandai dengan ditandatanganinya perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2016 dan 2021 yang lalu.

Pemprov Sulsel menjadi salah satu mitra KPPU, yang terus melakukan implementasi kerja sama dengan turut mengembangkan tugas dan peran KPPU dalam penegakan hukum persaingan usaha utamanya di Sulsel.

Meningkatkan sinergitas keduanya, KPPU melakukan pertemuan pada 2 Agustus 2024 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kedatangan Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa beserta Pejabat Struktural Kantor Wilayah VI KPPU disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Andi Darmawan.

Dalam pertemuan, Ifan, sapaan Ketua KPPU, menyampaikan apresiasi terhadap Pemprov Sulsel atas sinergi dan komunikasi yang sangat luar biasa dengan KPPU.

“Ke depannya, KPPU siap untuk memberikan pendampingan untuk Pemprov Sulsel dalam pembuatan kebijakan agar sejalan dengan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat serta turut mengembangkan UMKM yang berdaya saing di provinsi sulsel ini,” jelas Ketua KPPU.

Menyambut baik hal tersebut, Darmawan, Sekda yang baru saja dilantik pada 1 Agustus 2024 lalu, mengatakan bahwa Pemprov Sulsel akan terus mendukung langkah KPPU di Sulsel.

Darmawan juga berharap ke depannya KPPU dan Pemprov Sulsel dapat berkomunikasi secara intensif guna mengiringi langkah Pemprov Sulsel dalam perbaikan ekonomi dan kebijakan di daerah Sulsel. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending