Connect with us

Arahan Mendagri, Pj Bahtiar Perintahkan Pemkab Polman Lelang Mobil Dinas Mercedes Benz

Published

on

Kitasulsel–Mamuju Pj Bahtiar Baharuddin bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Polman, setelah melakukan study inovasi di sejumlah kabupaten di Sulsel.

Dirinya menyempatkan bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Polman sekaligus menyampaikan arahan Mendagri terkait mobil dinas Plt Sekda Polman yang sedang viral.

“Hari ini saya ke Polman, satu menegaskan yang viral itu dengan memerintahkan Pj Bupati memanfaatan mobil dinas tersebut. Jadi segera dilakukan lelang ini aset karena penggunaan sudah tidak tepat dan dipakai disimpan tidak produktif,” kata Bahtiar.

Ia menambahkan mobil dinas Mercy ini dilelang segera dijadikan menambah khas daerah, apalagi kas daerah Pemkab Polman kurang dan apalagi mau Pilkada.

“Jadi segera dilakukan lelang. Saya diarahkan Mendagri untuk segera dilelang, besok segera ditindaklanjuti tidak boleh lagi hal ini terjadi dan terulang dikabupaten lain di Sulbar. Saya sendiri mencontohkan pakai mobil bekas,” tambahnya.

“Kita pejabat publik harus jadi teladan bagi masyarakat banyak. Bupati sudah lapor sama saya Senin diproses dilelang oleh balai lelang negara dan jadi ini solusi permanen,” ungkapnya.

Hal ini, dilakukan untuk penyelamatan aset negara agar tidak digunakan yang membuat terjadi permasalahan.

“Tidak layaklah sebuah kabupaten untuk menggunakan mobil dinas Mercy. Jadi kita menyelamatkan aset negara ini segera dilelang,” tandasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending