Connect with us

Sukseskan Event F8, Kalak BPBD Makassar Siapkan Tim Kedaruratan Didarat dan Dilaut

Published

on

Kitasulsel–Makassar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar turut andil menyukseskan event Makassar International Eight Festival and Forum (F8).

Seperti yang diutarakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Achmad Hendra Hakamuddin saat memimpin apel pagi yang dihadiri seluruh jajaran BPBD Makassar, Senin (22/07/2024).

Pada kesempatan tersebut Hendra Hakamuddin memberikan pengarahan terkait persiapan pelaksanaan F8 Makassar yang akan dimulai pekan ini.

Pengarahan dilakukan mulai dari pembagian tugas semua tim. Mulai dari tim kedaruratan di darat, tim kedaruratan di laut dan tim medis.

“Semua personel diharapkan bisa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Hendra Hakamuddin di depan jajaran BPBD Makassar.

Dengan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, BPBD Kota Makassar bersama seluruh SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar berupaya memastikan bahwa F8 dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa gangguan yang tidak diinginkan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending