Connect with us

BPBD Makassar Distribusikan Bantuan Material untuk Korban Kabakaran Bumi Laikang Indah

Published

on

Kitasulsel–Makassar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada para korban kebakaran yang terjadi di Perumahan Bumi Laikang Indah Rt 05 Rw 06 Kelurahan Bakung Kecamatan Biringkanaya, pada Selasa, 11 Juni 2024.

Setelah menerima laporan kejadian, tim BPBD Makassar langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan pendataan para korban.

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan seperti, seng, balok, tripleks, seng dan paku, Selain itu, BPBD Makassar juga menyiapkan tenda pengungsian untuk menampung para korban yang rumahnya terbakar dan tidak dapat ditempati.

Kepala pelaksana BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban kebakaran.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk membantu korban dalam proses pemulihan dan relokasi,’ ujar Ahmad.

Bantuan dari BPBD Makassar ini diharapkan dapat meringankan beban para korban kebakaran dan membantu mereka untuk bangkit kembali dari musibah yang menimpa

Bantuan diserahkan oleh Kepala bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Muhammad Afif Azdy, S.IP, MM, BPBD Makassar selaku penanggungjawab lapangan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Published

on

KITASULSEL—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Continue Reading

Trending