Connect with us

Tripika Kecamatan Biringkanaya Hadiri Buka Puasa Bersama di Hotel Premier Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Hotel Premier Makassar menggelar buka puasa bersama di Tamalanrea Hall, Lantai 2, Hotel Premier Makassar, jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (25/3/2024).

Buka puasa Hotel Premier Makassar tersebut bekerjasama dengan sejumlah tempat usaha lainnya, seperti Surya Auto Care, Hotel Daya dan Warung Kopi Tiam.

Acara buka puasa yang dipusatkan di Hotel Premier Makassar tersebut dihadiri Tripika Kecamatan Biringkanaya.

Kapolsek Biringkanaya Kompol H Muh Tamrin mengucapkan terima kasih atas undangan buka puasa bersama dan mendoakan Hotel Premier Makassar untuk tetap jaya ke depannya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Hotel Premier Makassar. Semoga Hotel Premier Makassar semakin jaya, berkualitas, semakin kompetitif pelayanannya, juga kerjasama yang baik dengan pemerintah, maupun dengan pihak keamanan di Kecamatan Biringkanaya,” ucapnya.

Selain itu, Camat Biringkanaya Juliaman mendoakan semua jenis usaha di Kecamatan Biringkanaya, diketahui daerah ujung Kota Makassar itu menuju wilayah pengembangan.

“Alhamdulillah Tripika hari ini kita kompak, hadir semua, Ada Pak Kapolsek dan Pak Danramil. Biasanya berbeda, ada salah satu diantara kita berhalangan hadir,” ujarnya.

“Kamu berharap pelaku usaha mengangkat nama dan budaya Kecamatan Biringkanaya. Kami jaga dan kawal peningkatan usaha, apalagi ini wilayah pengembangan, Stadion Sudiang lagi dicanangkan. Kita tidak bisa melakukan apa-apa tanpa kerjasama, tentunya tanggung jawab kita semua,” tambahnya.

Danramil 1408 – 11/BKY Mayor Inf Ibrahim, mendoakan Hotel yang terletak di pojok perempatan Perintis – Baddoka – Dg Ramang.

“Hotel Premier Makassar semakin dikenal dengan masyarakat, apalagi Standion Sudiang telah dicanangkan tentunya Sudiang tempat istirahat yang baik kedepannya

Sementara itu, General Manager Hotel Premier Makassar Sutrisno mengucapkan sua pihak

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendoakan. Kami ucapkan terima kasih. Dan teman-teman yang hadir tetap kompak dan komunikatif dalam bekerja,” ucapnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending