Connect with us

Danny Pomanto dan Forkopimda Makassar Tur Fasilitas Baru Kantor Balai Kota

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengajak Forkopimda Makassar berkunjung ke ruangan barunya pasca-rehabilitasi Kantor Balai Kota, Senin, (8/01/2024).

Rehabilitasi yang berlangsung sejak tahun lalu ini sudah selesai. Selanjutnya, wali kota dua periode ini akan berkantor dan menggelar rapat di sana.

“Sudah, sudah saya mulai kerja di sini. Mulai besok saya Rapat-rapat apa semua juga di sini,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya di sela-sela kunjungan.

Selain menunjukkan ruangan barunya, mereka juga berkunjung ke beberapa ruangan di lantai dua tersebut.

Usai melihat-lihat Forkopimda yang kompak ini foto bareng sebagai tanda kekompakan Forkopimda Makassar.

Meski mebelernya belum sepenuhnya tersedia, ia katakan mebeler tua masih dapat digunakan dan cenderung menggunakan itu.

Besok, lanjut dia, pihaknya rencananya akan menentukan siapa saja kabag-kabag yang berkantor di sini. Termasuk semua pelayanan birokrat.

Di antaranya BKD, Keuangan, dan lainnya yang merupakan satu ekosistem administrasi Pemkot Makassar.

Sedangkan untuk pelayaan publik semuanya di Makassar Goverment Center. Semisal, Bapenda, Kesehatan, PTSP, Tata Ruang, Pariwisata, Disnaker, Capil dan lainnya.

Selanjutnya, kantor lama akan dievaluasi. Apalagi, ujar pria berlatar pendidikan arsitektur ini, ada BUMD yang tidak memiliki kantor. Olehnya dapat dimanfaatkan lebih jauh.

Pun akan diperbaiki menjadi aset agar bisa difungsikan dengan baik.

Bagian-bagian yang akan berkantor itu akan dijadwalkan terlebih dahulu lantaran ruangan belum sepenuhnya dipasangkan pendingin ruangan.

“Sementara dikerjakan AC-nya, insyaallah segera diselesaikan tiga bulan. Besok saya akan rapat perihal jadwalnya,” ujarnya.

Sementara itu, jika MGC selesai maka dinas yang berkaitan dengan pelayanan publik akan dipindahkan.

Saat ini SK-nya juga tengah dipersiapkan administrasinya. Perampungan untuk pelayanan diprediksi finish Februari termasuk interiornya sehingga Maret atau April sudah berjalan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Undangan di Tengah Syawalan: Langkah Strategis Bupati Sidrap Bidik Panggung Pendidikan Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tidak semua undangan disampaikan lewat surat resmi. Sebagian justru lahir dari momentum yang tepat. Itulah yang dilakukan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Sabtu (28/03/2026).

Di tengah suasana hangat acara tersebut, Syaharuddin memanfaatkan momen untuk menyampaikan undangan langsung kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Undangan itu sederhana, namun sarat makna: hadir ke Sidrap pada Juli 2026.

Bukan untuk seremoni biasa, melainkan menghadiri Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan—sebuah agenda besar yang diproyeksikan menghadirkan sekitar 60 ribu tenaga pendidik dari seluruh Sulawesi Selatan.

Sidrap Siapkan Panggung Besar

Dalam pertemuan itu, Syaharuddin tidak sendiri. Ia didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang juga menjabat Ketua PGRI Sidrap. Kehadiran keduanya mempertegas kesiapan daerah menjadi tuan rumah.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Sidrap tidak sekadar ingin menjadi lokasi pelaksanaan, tetapi juga menjadikan Porsenijar sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi dunia pendidikan di daerah.

Jika terealisasi sesuai rencana, kegiatan ini berpotensi mengubah Sidrap menjadi pusat aktivitas pendidikan di Sulawesi Selatan selama beberapa hari, dengan ribuan guru berkumpul dalam satu ruang interaksi besar.

Sinyal Positif dari Menteri

Respons Abdul Mu’ti terbilang singkat namun bermakna. Ia mengapresiasi undangan tersebut dan memberikan sinyal positif atas kesiapan Sidrap.

Dalam konteks forum seperti Syawalan, jawaban semacam ini kerap dimaknai sebagai indikasi awal dukungan. Sebuah “kode” bahwa agenda tersebut mulai masuk dalam perhatian pemerintah pusat.

Disaksikan Para Pemangku Kepentingan

Percakapan itu tidak terjadi secara tertutup. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran Muhammadiyah.

Artinya, undangan tersebut tidak hanya sampai ke Menteri, tetapi juga diketahui oleh para pemangku kepentingan yang berperan dalam mendorong suksesnya agenda tersebut.

Lebih dari Sekadar Event

Porsenijar bukan sekadar ajang lomba olahraga dan seni. Di balik itu, terdapat ruang pertemuan besar bagi para guru untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan membangun energi kolektif pendidikan.

Jika target kehadiran puluhan ribu peserta tercapai, Sidrap tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pusat percakapan pendidikan regional.

Menunggu Kepastian

Kini, satu pertanyaan besar masih menggantung: apakah Menteri akan benar-benar hadir?

Jika iya, kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk legitimasi yang dapat mengangkat posisi Sidrap dalam peta pendidikan daerah.

Undangan telah disampaikan. Waktu telah ditentukan. Kini, perhatian tertuju pada Juli 2026—momen yang berpotensi menjadikan Sidrap sebagai panggung besar bagi puluhan ribu guru, dengan pemerintah pusat berada di tengahnya.

Continue Reading

Trending